Aku tak ingin menjadi cappucino hangat yang digemari
Bukan hanya karena cita rasa maupun aroma
Namun kenikmatan menyicipnya
Cappucino hangat terasa nikmat saat kita meminumnya saat hangat
Jangan tunggu dingin
Saat ia sudah dingin maka akan berkurang kenikmatannya
Sama halnya dengan percintaan yang hangat*nya
Akan nikmat diawal jika terlalu serius namun diakhir malah seperti tak ada selera
Dulu ada waktu untukku
Dulu ada kata untukku
Namun itu cuma dulu
Kini tak ada yang berarti untukku
Aku hanya bayangan tanpa wujudnya
Aku adalah jam kehilangan detaknya
Engkau enggan tuk sekedar bertegur sapa denganku
Namun tidak untuk yang lain
Jika kau merasa sepi
Kau kembali dengan alasan yang sama
Aku penurut
Tapi tak untuk selamanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Kita
PoetryDisini tempatku bercerita, akan rasa yang tak kunjung usai. Sebuah rasa yang masih saja mekar. Ini bukan juga ceritaku dan dia. Cerita ini bisa juga dari orang-orang disekitar. "Kata-kataku memang tak seindah penulis lainnya. Sudahku katakan bahwa...
