Percayalah ini tidak mudah.
Aku harus melewati hari-hari sepi dan teriakan caci maki karna aku tidak berhenti mencintai orang yang memilih pergi.
Rasa yang kupunya memang amat besar. Tapi dulu, sebelum rasaku hilang dibawa pergi waktu.
Aku menyukai kehidupanku yang tanpamu, meski pernah merasa amat sesak karna rindu.
Ini bukan barisan kata penuh luka. Hanya ungkapan rasa bagaimana aku menjadi seperti sekarang.
Untuk seseorang yang pernah memintaku menjadi teman dalam hari-harinya, tapi malah meninggalkanku begitu saja; Kau terlambat jika mengatakan kau merindukanku sekarang.
Sebab, aku yang begitu mencintaimu telah berada dalam barisan cerita masalalu. -nr-
