"Tok..tok..tok..."
Suara ketukan pintu dan teriakan mama itu membuatku bangun dari tidurku.
"Ri...Bangun Gunan udah di depan tuh!" Teriak Mama.
"Iya Ma, suruh aja Si Gunan tunggu." Jawab Riana.
"Buruan!" Kata Mama.
"Iya Mama." Jawab Riana.
Riana pun langsung mandi dan bersiap-siap karena sudah di tunggu oleh Nando.
Mama pun turun, dan menghampiri Gunan.
"Tunggu bentar ya Si Riri lagi siap-siap, Dia mah emang suka gitu." Kata Mama.
"Iya gak kenapa kok Tan, wajar cewe mah emang suka lama dandan-nya, kayak Mama tuh dandan-nya berjam-jam padahal mah keluarnya gak jauh-jauh dari rumah." Kata Gunan.
"Lo curhat tong?" Kata Riri yang tiba-tiba datang, dan berjalan kearahnya.
"Kagak!" Jawab Gunan ketus.
"Yaudah jalan sana keburu terlambat nanti." Perintah Mama.
"Iya Tan." Jawab Gunan sambil menyalimi Mamanya Riri.
"Yaudah kita berangkat ya Ma." Kata Riri.
• • •
Sampailah Mereka di sekolah untungnya mereka tidak terlambat, mereka pun langsung menuju kelasnya. Selama di perjalanan tak satu pun diantara mereka ada yang berbicara.
"Lo berangkat bareng terus sama Nando sekarang?" Tanya angel.
"Hm.. Iya gara-gara tuh mama-mama." Jawab Riana.
"Jan bilang proses perjodohan." Kata Cindy.
"ih..apaan dah mana mau gue di jodohin sma dia, Gue kan udah punya di korea itu Si Seokjin BTS." Jawab Riana.
"Yeh... Itu mah mau lo aja sama Jin oppa." Kata angel.
"Lah kek lo engga aja, Lo aja ngaku-ngaku pacarnya Kai, Baekhyun lah istrinya Kim Taehyung pula serakah Lo. Gue dong setia sama Kookie" Kata Cindy.
"Udah diem jodoh gue Suga aja, gue gak sombong." Kata Keyla
"Bukannya Lo lagi LDR-an sama Bintang?" Tanya Riana.
"Pagi istrinya Jimin dateng." kata Joy dengan alaynya.
"Haduh Si perusuh datang nih." Kata angel.
Jam pelajaran pun dimulai, pelajaran pertama adalah matematika.Guru pun memasuki kelas, ketika Bapak Guru ingin mengajar di lihatlah kelas yang lumayan kotor.
"Riana siapa piket hari ini? Kenapa kelasnya kotor gini?" Tanya Pak Guru.
Riana pun mengecek siapa-siapa aja yang piket hari ini. Dan akhirnya di sebutlah satu-satu nama mereka yang piket.
"Zidan, Tika, Mila, Tony, Baim, dan Joy. Yang lain keluar!" Perintah Riana.
"Yah...Gue kena juga deh, padahal kan Gue dateng siang supaya gak piket ehh malah kena." Kata Joy.
"Heleh Lo tuh ya bukannya dateng pagi malah ngomel, udah nyapu aja dulu yang bersih." Kata Riana.
Mereka pun langsung cepat-cepat mengambil sapu, ada juga yang merapikan bangku.
"Nan, denger gak sih disuruh apa? keluar dulu napa biar cepet bersih kelasnya." Kata Riana.
"Ya dengerlah, kamu kira aku tuli apa?" Kata Gunan sambil berjalan keluar kelas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Still On Your Side (Completed)
Teen FictionGunanda Vernandos Alegro & Riana Realdi Dua orang yang selalu bertengkar, yang berujung dengan Riana yang mengganggu Nando, dan Nando yang hanya membalas dengan tatapan datarnya. Nando Si laki-laki tampan dan dingin sangat terkenal dengan jabatann...
