Setelah di hukum di sekolah tadi reano jadi semakin kesal sama stefani bahkan orang di rumahlah yang menjadi korban kekesalannya yang tak lain adalah geano kembarannya.
"Mah...ano pulang"kata reano
Kalo mau tau 'ano' itu adalah panggilan kesayangan dari Kirana Audia yang tak lain adalah mamanya reano.
"Ano kamu udah pulang nak. Kenapa muka kamu ditekuk kayak gitu?kamu sakit."kata kirana karna melihat wajah anak laki laki pertamanya murung
"Ga ma.... ano cuma cape aja, mamah ga usah khawatir"kata reano karna melihat ke khawatiran kirana
"Oh...ya udah sekarang kamu ganti baju dulu gih, nanti kita makan malem bareng papah kamu loh...kamu kangenkan sama papah kamu"kata kirana karna tau anaknya rindu dengan ayahnya
Wajah reano pun berubah seketika yang tadinya murung menjadi ceria setelah mendengar kabar bahagia dari mamahnya.
"Bener mah. Papah mau pulang sekarang dan nanti kita bakal makan bareng papah mah."dengan nada antusias
Dan di balas anggukan serta senyuman oleh kirana.
Setelah melihat anggukan mamahnya reano pun langsung menuju kamarnya di lantai atas sebelah kamar geano dengan senyum yang menghiasi wajah tampannya. Namun ketika reano melewati kamarnya geano tak sengaja reano mendengar pembicaraan geano yang sepertinya sedang menelepon dan sepertinya pun dia sedang marah kepada si penelepon.
"Udah deh! lo ga usah mohon mohon lagi. Percuma! Gue ga akan balikan lagi sama lo! gue muak sama lo! setelah apa yang gue denger kalo lo nerima gue cuma karna mau manfaatin gue. Dan mulai sekarang kita ga akan saling kenal."kata geano dan langsung mematikan sambungan itu.
Setelah menyadari kalo geano sedang berjalan menuju arah pintu reano bergegas pergi dari sana dan langsung masuk kedalam kamarnya.
****
Prov geano"Seharusnya gue ga usah sampai suka sama dia kalau kenyataannya dia cuma mau manfaatin gue aja"
Karna kesal gue lebih memilih masuk ke kamar reano dan mengganggunya.
seperti dugaan gue kalo kak reano lah yang tadi nguping pembicaraan gue sama dina alias cewe iblis itu.batin gue
Tanpa permisi lagi gue langsung masuk ke kamar kak reano meski pun gue tau akibatnya apa jika main masuk ke kamarnya.
"Woy kak gue mau curhat nih"kata gue karna gue tau kalo kak reano sudah mendengar pembicaraan gue tadi
"Curhat? Tumben lo mau curhat sama gue. Soal apa sih."kata kak reano
Dasar sok pura pura ga tau. Emangnya gue ga tau apa kalo lo tadi tuh nguping.batin gue
"Udah deh kak ga usah sok pura pura ga tau. Kak reano tadi ngupingkan pembicaraan gue sama dina barusan."
"Ga!Gue ga nguping ngapain juga gue nguping lagi pula tadi gue ga sengaja denger. Makanya kalo ga mau sampai kedengeran jangan ngomong kenceng kenceng itu sih salah lo."kata kak reano
Dasar sok membela diri. Tapi ada benernya juga sih kan emang tadi gue ngomongnya agak kenceng. Eh kok gue jadi merasa yang salah pokoknya ini salah kak reano.batin gue
"Woy! toge ngapain lo ngelamun."kata kak reano
"Eeeh. Ga in_, tadi lo ngomong apa! Enak aja manggil gue toge gue tuh namanya geano bukan toge. Nama bagus bagus di panggil toge gue bilangin lo ke papah."kata gue karna gue ga terimalah nama bagus bagus main seenaknya di panggil toge
"Uuuh dasar tukang ngadu. Ya udah deh sekarang lo mending keluar gih ganti baju nanti kita makan malem sama papah loh."kata kak reano sambil ngedorong gue ke luar dari kamarnya
"Stop! Lo ga lagi bohongkan."karna gue masih ga percaya sama kak reano
"Ga!"kata kak reano singkat
Yes, papah pulang gue kangen banget sama papah.batin gue. Dengan sambil terus berjalan ke kamar dan mengganti baju gue.
"Assalamualaikum"kata seorang peria
"Wallaikumsalan"kata kirana
ketika peria itu masuk dan langsung memeluk tubuh sang istri, yang membuat kirana terlonjak kaget sebelum dia menampar pria itu namun setelah tau kalau pria yang memeluknya adalah suaminya yang tak lain adalah ramadiansyah yaitu ayah dari reano dan geano. Kirana pun membalas pelukan itu.
"Mah duo ano mana?"kata rama ketika menyadari kalau kedua anaknya tidak terlihat
"Oh... mereka ada di kamar masing masing. Kenapa papah kangen ya."kata kirana berniat menggoda suaminya
"Ya dong masa udah 5 bulan ga pulang ga kangen sama duo ano itu."kata rama suaminya
"Ya udah. aku panggilin dulu ya duo ano kesayangan kamu itu."kata kirana dengan di hiasi senyum khasnya
Tanpa menunggu lama kirana pun lansung memanggil kedua anaknya dengan sebutan duo ano.
"Ya mah..."kata mereka berdua kompak
Mereka berdua pun ribut menuruni tangga
"Pah!"kata mereka sekali lagi kompak dan langsung memeluk tubuh rama sampai rama terjatuh keatas sofa
"Kalian ya. Kalo meluk papah tuh pelan pelan kalian tuh udah gede."kata kirana sambil geleng kepala karna melihan tingkah kedua anaknya
"Ya mah..."ketiga kalinya kompak
Setelah reano dan geano melepaskan pelukannya di tubuh rama mereka pun mulai makan malam bersama yang sunyi hanya ada dentingan sendok dan garpu yang saling bergesekan. Setelah makan malam reano pun permisi ke kedua orang tuanya untuk duluan kekamar karna mengingat janjinya dengan stefani.
"Mah pah ano duluan. Makasih makan malemnya."kata reano dan langsung bergegas ke kamarnya.
Prov reano
Gue hampir aja lupa ngelaine dia.batin gue
Sesampainya di kamar gue langsung mengambil hp gue yang gue simpen diatas meja. Tanpa menunggu lama gue langsung buka hp dan mencari ID nama dia yaitu 'cewe aneh'.
Nih dia.batin gue
Dengan secepat kilat gue ngegerakin jari gue dan mengetik beberapa kata.
'gue jemput lo besok,jam 7 sore jangan telat'kata gue
Dan belum ada lima menit gue pencet tombol sent tiba tiba gue udah dapet balesan dari tuh cewe aneh
Drrrtt
'ya gue janji'cewe aneh
'tapi lo jangan lupa'cewe aneh
'ga usah di bales'cewe anehSetelah gue dapet chat terakhir dari cewe aneh itu gue langsung begitu aja. Tanpa menunggu lama gue langsung masuk ke alam mimpi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cuek LOVES Aneh
Romancesemenjak kejadian kemarin gue terpaksa harus ketemu lagi sama cewe aneh itu. ini sih bukan kemaun gue karna cewe itu yang minta gue harus traktir dia. malam itu gue sama si cewe aneh itu pergi ke sebuah cafe yang sederhana. apa ini, ini sama sekali...