Hujan dan Senja

338 6 0
                                    

Senja: Hujan, seperti apa aku di matamu?

Hujan: Kamu; cerita yang tak pernah berhenti aku tuliskan.

Senja: Ada lagi?

Hujan: Buku yang selalu aku baca.

Senja: Itu aku? Keren ya. Bagaimana kalau kita?

Hujan: Kita?

Senja: Iya, kita ini apa?

Hujan: Kita; epilog bahagia di ujung kisah.

Senja: Kalau kamu?

Hujan: Aku? Entahlah.

Senja: Adalah yang selalu kunanti kehadirannya, kutelusuri, dan akan selalu kujaga.

Hujan: Berhenti mengumbar, nanti jadi hambar.

Senja: Hahaha, baiklah.

Serpihan KataTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang