4

2.1K 251 42
                                    

Author POV

Jam dua pagi hari irene terbangun, dan pergerakannya itu membuat seulgi juga ikut terbangun.

"Kau kenapa, apakah panas?"

"Aku ingin pipis seul"

"Ohh"

Irene turun dari ranjang, pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.

"Sudah selesai?"

"Sudah, kau tahu jika aku sudah terbangun aku sangat sulit untuk kembali tidur"

"Tidak apa apa, aku akan menemanimu"

Sekitar sepuluh menit, mereka duduk dalam diam.

"Seul"

"Hmm, kenapa?"

"Kau sudah mengantuk ya?"

"Belum"

"Bagaimana kalau kita bermain"

"Bermain apa?"

"Sebentar"

Irene seperti mencari sesuatu di tas kerjanya, dan akhirnya dia mengambil sebuah lipstick dari tasnya itu.

"Untuk apa itu?"

"Jadi, kita bermain suit. Siapa yang kalah mukanya di coret pakai lipstick ini"

"Oke. Tapi nyoretnya pakai bibir ya"

"Mesum, ya enggaklah masa pakai bibir"

"Oke, suit apa nih?"

"Gunting batu kertas"

"Ayo"

Seulgi dan irene bermain suit dari jam dua pagi sampai jam lima pagi, muka mereka sama sama penuh dengan coretan lipstick.

"OMO sudah pagi"

"Ya, nggak kerasa kita main sampai tiga jam"

"Seul aku mandi dulu ya, aku harus berangkat ke kantor"

"Bajumu bagaimana?"

"Mungkin baju kemarin sudah agak kering"

"Lalu kau akan memakai baju itu?"

"Iya jadi aku nanti mampir dulu ke rumah aku, terus ganti pakaian"

"Oohh...ya udah cepet sana"

Irene menumpang mandi di tempat seulgi, ia terlihat sangat buru buru. Dua puluh menit berlalu irene krmbali dari kamar mandi, menggunakan pakaiannya yang kemarin.

"Seul maaf ini bajumu"

"Oh iya"

"Aku duluan ya"

"Ne, hati hati di jalan"

Seulgi memasukkan baju yang kemarin dipinjamkannya kepada irene ke mesin cuci. Setelah memasukkan pakaian, ia ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.

Setelah dari kamar mandi, seulgi keluar dari rumah untuk mencari sarapan.

"Sarapan apa ya yang murah?"

"Beli bubur ayam aja, paling sepuluh ribu" lanjut seulgi

Seulgi berjalan sampai ke akang yang jual bubur ayam, yang jaraknya nggak terlalu jauh dari rumah seulgi.

Selesai membeli bubur ayam, seulgi kembali ke rumah untuk mandi.

Setelah mandi sampai jam sepuluh, seulgi hanya bermalas malasan di atas ranjangnya. Sampai matanya menemukan sebuah lipstick yang tergeletak cantik di meja.

Candy || SeulreneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang