Karena Angel itu sangat pintar, sehingga dia mengikuti olimpiade di universitas kota Banjar dari utusan sekolah kelas X. Kak Gilang juga mengikutinya tapi beda lomba dan di tempat yang sama.
Jadi sekarang Angel tidak masuk kelas, dia hanya belajar di perpustakaan untuk persiapan olimpiade.
Aku merasa kesepian seorang diri, dan terlintas di pikiranku jika seandainya aku mengatakan isi hati ku pada Angel, pasti dia akan menjauh dari ku.
Angel begitu mencintainya sampai sampai dia menulis di buku hariannya tentang kak Gilang semuanya. Setiap dia membukak buku hariannya, dia sangat bersemangat.
Mungkin aku tidak pantas untuk kak Gilang, aku mulai melemas, semuanya menghilang dan lenyap sudah lah angan angan ku. Jika aku mencintainya aku harus memperjuangkannya bukan hanya diam.
Mencintai dalam diam itu sakit, kamu cuma mencintai dia, tidak ada usaha, mana dia tau kalau kamu suka sama dia. Coba saja kalau kamu berjuang, dia nggak akan lari darimu.
Ataukah sudah takdir untuk ku, dan mimpi ku dulu menjadi kenyataan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Belajar Mengiklaskan Cinta
Teen FictionApakah yang terjadi jika kita merelakan cinta pertama kita untuk teman kita sendiri, apakah ini yang dinamakan cinta sejati dengan mengorbankannya. Bagaimana mungkin bisa terjadi setelah banyak nya perjuangan dan akhirnya ,,,,,,.