"Hana…Hana!”
Aku membuka mataku saat mendengar teriakan eomma, astaga aku tidak ingin bangun, aku masih ingin tidur. Aku kembali bergelung dengan selimutku, namun eomma langsung menarik selimutku.
“Hana ayo cepat bersiap-siap kau harus sekolah dan ini adalah hari pertamamu. Jangan sampai kau terlambat dihari pertamamu ini dan pakailah seragam ini, cepat jangan lama! Eomma menunggumu dimeja makan!” Setelah mengatakan sebuah ceramah di pagi hari ini, eomma pergi keluar kamarku. Sebenarnya aku sangat malas sekali pergi sekolah, aku tidak suka jika harus bertemu dengan orang-orang baru dan kembali menyesuaikan diri. Bagiku itu adalah hal yang susah dan merepotkan. Akhirnya dengan sangat terpaksa aku pun pergi menuju kamar mandi dan bersiap-siap.
🍂🍂🍂
Dengan diantar eomma ku, aku pun sampai disekolah baruku. Aku akui sekolah baruku ini sangat besar dan sangat keren, dibandingkan dengan sekolahku yang sebelumnya.
"Ikuti pelajarannya dengan benar, jangan membuat masalah dan jangan lupa makan siang. Ah dan mungkin hari ini, eomma akan pulang terlambat lagi." Mendengar ia akan pulang terlambat, aku memutarkan menghembuskan nafasku kasar. Sampai kapan eomma akan seperti ini, aku tahu dia memang sedang mencari uang untukku juga, tapi aku juga ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan eomma. Apalagi ketika di Busan aku sangat susah untuk bertemu dengannya, dan sekarang setelah tinggal bersama pun kami masih susah untuk menghabiskan waktu bersama.
"Iya eomma, aku akan mendengarkan semua kata-katamu."
"Baiklah eomma pergi dulu, jaga dirimu baik-baik!"
"Iya eomma, hati-hati dijalan!" Setelah itu, aku langsung memasuki halaman sekolah, aku kembali dibuat takjub dengan pemandangan di sini, ini sangat jauh berbeda dengan sekolahku yang dulu, wah berapa uang yang harus dikeluarkan oleh eomma? aku yakin itu tidaklah sedikit. Aku terus mencari ruang guru, namun setelah lima menit aku belum juga menemukannya. Akhirnya dengan malu-malu aku pun bertanya kepada salah satu siswa disana, setelah ditunjukan kearah barat aku pun sampai di ruang guru. Aku kembali mencari meja Pak Lee, orang yang diberitahukan eomma tadi sebelum berangkat. Katanya aku harus bertemu dengannya dulu, aku tersenyum senang saat menemukan meja yang terdapat tulisan Pak Lee, dan ia sedang berada disana tengah menulis sesuatu yang aku pun tidak tahu.
Ia tersenyum saat melihatku, aku pun membalas senyumannya. Dia tidak terlalu tua menurutku, tapi dia juga tidak terlalu muda. Setelah aku mengatakan tujuanku, dia pun menjelaskan beberapa hal kepadaku. Dan setelah selesai dia pun mengajakku ke sebuah kelas yang terdapat di lantai 2. Saat memasuki kelas itu, sontak semua orang langsung memusatkan perhatiannya padaku, hah menyebalkan sekali.
"Baiklah, perhatian semuanya sebelum aku memulai pelajaran, aku ingin mengatakan kalau kita kedatangan murid baru, silahkan perkenalkan dirimu!"
"Annyeonghaseo! namaku Kim Hana aku berasal dari Busan, aku baru pindah kesini dua hari yang lalu jadi mohon kerja samanya" Setelah itu aku langsung membungkukkan badanku.
"Baiklah Kim Hana kau bisa duduk di depan Chanyeol, Chanyeol angkat tanganmu!" Setelah melihat siswa yang bernama Chanyeol mengangkat tangan, aku langsung pergi duduk di depannya. Sesampainya ditempat dudukku, Chanyeol siswa yang tadi mengangkat tangannya tiba-tiba memanggilku.
"Hey! Perkenalkan namaku Park Chanyeol, kau bisa memanggilku Chanyeol tapi teman-temanku biasa memanggilku Ceye" Setelah itu ia langsung tersenyum, astaga senyumnya manis sekali, seketika hal tersebut membuat jantungku berdegup kencang, eh kenapa ini?
KAMU SEDANG MEMBACA
PSYCHOPAT BOY ✔ (UNEDITED)
Mystery / ThrillerCAN YOU GUESS WHO'S THE PSYCHOPATH?
