#2 Killing

256 18 3
                                        

Sekarang aku hanya diam sendirian di apartemenku, eomma  masih sibuk dengan pekerjaannya. Sebenarnya sangat membosankan jika hanya berdiam diri di apartemen, tapi jika aku keluar lagi aku takut bertemu dengan pria aneh itu lagi. Membayangkannya saja sudah membuatku bergidik ketakutan. Sungguh sampai sekarang aku masih ingat betul kejadian kemarin dan jujur itu membuatku sedikit trauma.

Ketika aku sedang mengingat kejadian tersebut, tiba-tiba aku merasa ada orang yang sedang memperhatikanku dari balkon. Tapi apartemenku berada  dilantai 10, sangat tidak mungkin ada orang disana. Aku menepis pikiran buruk ku dengan mengatakan itu hanya halusinasi. Lalu aku dibuat kaget dengan kehadiran  eomma  yang tiba-tiba saja ada didepanku.

"Ah eomma kau mengagetkanku!!"

"Ya, eomma sudah ada disini dari tadi tapi kau hanya diam saja. Memangnya kau sedang memikirkan apa? Apakah kau sedang memikirkan seseorang? Apakah itu seorang namja?"

"Ah eomma, aku tidak memikirkan apa-apa, aku hanya sedang mencoba menghafal jalan." Wah memang benar yah kemampuan berbohong ku patut diacungi jempol, haha.

"Kau ini ada-ada saja, bagaimana sekolahmu?"

"Yah baik, orang-orang nya pun baik"

"Berarti kau sudah mendapat teman? Syukurlah kalau begitu, eomma  takut kau tidak mempunyai teman di hari pertamamu ini, seperti disekolah mu dulu."

"Ah sudahlah eomma aku tidak suka eomma mengungkit-ungkit masa lalu!"

"Iya baiklah, eomma tidak akan mengungkitnya lagi."

🍂🍂🍂

Hari ini aku berangkat sekolah dengan bus karena eomma sudah harus berangkat pagi-pagi sekali, untung saja aku sudah hafal rutenya. Sesampainya disekolah aku melihat kerumunan di halaman sekolah dan aku juga melihat para petugas polisi dan sebuah ambulance. Ada apa ini sebenarnya? Lalu aku melihat ada Baekhyun di kerumunan tersebut itu, dengan cepat aku langsung menghampirinya.

"Ya Baekhyun ada apa ini?" tanyaku langsung pada Baekhyun sesaat aku sampai disana.

"Ah kau Hana, sudah terjadi sebuah pembunuhan disini."

"Benarkah?!"

"Iya dia seorang yeoja sunbae, dia cukup terkenal disekolah tapi aku lupa lagi namanya siapa."

"Kasihan sekali..."

"Kasihan memang dan ada rumor bahwa pembunuhnya berkeliaran disekolah ini, tapi polisi sedang menyelidikinya."

"Aishhhh...kau ini jangan mencoba membuatku takut!"

"Aku hanya mengatakan sebuah rumor, itu juga belum tentu benar atau tidak. Tapi kau juga harus tetap hati-hati, aku sedikit ngeri melihat tubuh mayatnya."

"Memangnya kenapa?"

"Korban mempunyai bekas tusukan di seluruh tubuhnya, hihhh sangat mengerikan, sampai-sampai wajahnya hampir tidak dikenali." Mendengarnya aku langsung bergidik ngeri dan langsung teringat kejadian waktu itu, kenapa sih setelah aku pindah ke Seoul banyak terjadi kejadian aneh, menyebalkan sekali. 

"Hey Hana, kau kenapa?"

"Ah tidak apa-apa, aku hanya tidak habis pikir saja ada orang yang tega membunuhnya."

"Yasudah ayo kita pergi ke kelas saja, lagi pula sebentar lagi masuk." Lalu aku pun pergi ke kelas, tapi pembunuhan tadi dan kejadian waktu itu terus saja menghantuiku, apa benar pembunuhnya ada di sekitaran sini? Apa mungkin itu orang yang sama dengan yang waktu itu? Karena terlalu bergelut dengan pikiranku aku sampai tidak sadar sudah menabrak seseorang, untungnya itu adalah Chanyeol.

"Hana! kau baru datang?"

"Ah Chan aku kira siapa, tadi aku sudah melihat pembunuhan yang terjadi dibawah, jadi aku agak terlambat datang ke kelas."

"Oh itu, aku juga sudah melihatnya."

"Begitu ya, Bagaimana menurutmu tentang pembunuhan ini? Aku sangat tidak habis pikir dengan pembunuhnya, bagaimana bisa ia melakukan tindakan semengeri kan itu?!" Sambil kami mengobrol kami pun berjalan menuju kelas.

"Yah...aku juga sedikit takut melihat pembunuhan tadi, karena itu baru terjadi disekolah ini." Sesaat setelah aku sampai di kelas, aku langsung melihat kursi Kyungsoo yang tampak kosong.


"Dimana Kyungsoo?" anya ku pada Chanyeol.

"Ah Kyungsoo, dia sedang berhalangan masuk."

"Kenapa?"

"Aku juga tidak tahu, dia tidak bilang padaku." Mendengarnya aku jadi curiga pada kyungsoo, menurutku ada yang aneh dengan Kyungsoo.


🔪🔪🔪

Ketika aku dalam perjalanan pulang aku melihat Kyungsoo, dia sedang menuju ke arahku. Aku sangat kaget dan takut, karena dia sedang berjalan kearahku. Untung saja bus yang ku tunggu sudah datang. Tapi hey ternyata Kyungsoo juga naik bus yang sama denganku.

Sungguh ini adalah hari yang sial, setelah tadi pagi melihat kasus pembunuhan dihari keduaku bersekolah dan sekarang aku satu bus dengan Kyungsoo, orang yang aku takuti selama ini.

Dan naas dia duduk dibelakangku. Dan sungguh aku sangat takut.

"Kau kenapa??" Kudengar Kyungsoo bertanya sesuatu, aku sedikit ragu untuk menjawab pertayannya karena aku takut kalau dia tidak sedang bertanya kepadaku.

"Hey kau kenapa??" Ternyata dia bertanya lagi

"A...apa kau bertanya padaku??" Jawabku sedikit takut

"Lantas kepada siapa aku beryanya, disini hanya ada kita berdua" dia benar ternyata hanya ada aku dan kyungsoo di bus ini, astaga kenapa aku baru menyadari ini.

"Ah mian, aku baru tahu. Aku tidak apa-apa aku hanya kedinginan"

"Benarkah?? bukankah ini sedang musim panas??"

Astaga kenapa aku ini, sungguh aku sangat malu kali ini.

"Mmm...aku..." belum sempat aku menjawab bus sudah berhenti dan Kyungsoo pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa lagi.

"Aish...dasar lelaki aneh!!"

***

Tbc

PSYCHOPAT BOY ✔ (UNEDITED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang