#10 Safe

185 10 0
                                        

Baekhyun's POV

Aku sudah mencari Hana keseluruh tempat, tapi tetap tidak menemukannya. Aku sangat khawatir sekarang. Kini aku hanya duduk sambil menangis, karena tidak bisa menemukan Hana. Yah aku tahu aku memang sangat cengeng, tapi aku sangat khawatir dengan Hana. Aku sangat menyanginya. Aku sudah lelah harus mencari Hana lagi. Tapi tiba-tiba aku langsung mengangkat kepalaku ketika mengingat suatu hal, yah dia pasti bisa membantuku. Lalu aku langsung pergi menuju tempat yang akan kutuju.

Akhirnya setelah beberapa menit aku sampai ditempat yang kumaksud. Aku melihat rumah besar berada didepanku, dengan pagar angkuhnya yang menghalangi rumah tersebut. Aku langsung menerobos masuk pagar tersebut dan segera menekan bel rumah tersebut. Tidak berapa lama muncul sebuah kepala dengan tatapan tajamnya.

"Kenapa kau kesini??"

"Kyungsoo aku mohon bantu aku"

"Hah benar kata Chanyeol, kau memang tidak punya rasa malu"

"Aku mohon Kyungsoo ini menyangkut nyawa Hana. Aku tahu Chanyeol sedang bersama Hana sekarang. Dan aku tidak yakin jika Hana baik-baik saja, pasti terjadi sesuatu padanya" aku sangat panik sekarang, tapi Kyungsoo hanya diam saja dengan tatapan datarnya.

"Aku sudah memperingatkannya, tapi ia tidak mendengarkanku. Ini salahnya" setelah itu Kyungsoo langsung menutup pintunya, tapi aku langsung menahannya dengan tanganku walaupun sedikit sakit.

"Tunggu Kyungsoo, aku mohon tolong aku. Lupakanlah dulu masa lalu, aku mohon tolong aku!!, aku berjanji ini terakhir kalinya aku meminta bantuan padamu!!" Aku melihat Kyungsoo hanya membuang nafasnya kasar.

"Baiklah, ayo ikuti aku" aku pun mengikuti Kyungsoo, dan kali ini Kyungsoo sedang membuka pintu besar yang sepertinya pintu garasinya. Dan ia langsung masuk kedalamnya, lalu ia keluar dengan mengendarai mobil sportnya. Wow ternyata Kyungsoo mempunyai sebuah mobil sport dan aku tahu itu hanya satu-satunya diKorea, dan ia juga mengendarainya sendiri. Padahal yang kutahu dia hanya seorang lelaki yang pendiam. Isshh astaga, kenapa aku memikirkan hal seperti ini ketika keadaan Hana dalam keadaan bahaya.

"Ayo masuk kita tidak punya waktu!!" Aku pun langsung masuk, tanpa mempedulikan tatapan tajam Kyungsoo. Kali ini ia menjalankan mesin mobilnya kembali, dan menyetirnya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Aku hanya menganga melihatnya. Astaga kau sangat keren Kyungsoo.

Sadar merasa diperhatikan, dia langsung menatapku tajam. Aku gelapan ketika melihat Kyungsoo yang menyadari bahwa aku sedang memperhatinya. Astaga.

"Ini bukan saatnya untuk mengaggumiku" aissh astaga orang ini sangat kegeeran sekali ternyata, eh tapi dia benar juga aku memang sedang mengaguminya. Tapi aku langsung menepiskan pikiranku itu ketika kembali mengingat Hana.

Hana tunggu aku...

Hana's POV

Kini tangan Chanyeol yang sudah dipenuhi oleh darah, mengambil pisaunya kembali yang tergelatak dilantai. Dan mendekat kearahku. Aku langsung menggelengkan kepalaku dan berteriak minta tolong, tapi itu percuma karena hanya terdengar suara tidak jelas yang keluar dari mulutku. Dan itu membuat Chanyeol tertawa sangat keras.

"Ah Hana, aku senang melihatmu sangat ketakutan" aku berusaha melepaskan tali yang mengikatku ketika Chanyeol sudah mulai mendekat. Dan berhasil ikatan ditanganku terlepas, walau itu membuat kulitku berdarah. Saat Chanyeol sudah dekat kearahku, aku langsung memukul wajahnya cukup keras dengan tanganku yang sudah terlepas dari ikatan. Dan itu berhasil membuat Chanyeol tersungkur. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, aku langsung membuka ikatan yang ada dikakiku. Lalu segera pergi.

Badanku sedikit limbung ketika beridiri. Tapi aku memaksanya, aku ingin selamat aku tidak mau mati mengenaskan seperti itu karena ulah tangan si psikopat gila.

PSYCHOPAT BOY ✔ (UNEDITED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang