#7 Hit

147 13 0
                                        

Hari ini aku berangkat sekolah dengan rasa bersalah. Karena aku tidak memenuhi janjiku dengan Chanyeol. Sungguh aku sangat merasa bersalah kepada Chanyeol.

"Hey kau kenapa Hana, kau terlihat sangat sedih. Ada apa?? Apa aku membuat kesalahan??"

"Ah tidak Baekhyun. Aku hanya sedang tidak enak badan saja"

"Lalu kenapa kau sekolah, kau pasti memikirkan kejadian kemarin yah??"

"Mungkin"

Saat memasuki gerbang sekolah, aku melihat Chanyeol. Chanyeol juga melihatku tapi dia pergi begitu saja. Sungguh aku sangat sedih melihatnya. Aku pun mengejar Chanyeol.

"Chan tunggu!! Aku mohon tunggu dulu!" Aku menarik tangan Chanyeol agar dia berhenti. Ia tampak kaget karena tangannya ditarik olehku.

"Mianhata..."

"Untuk apa??" Oh sungguh suaranya terdengar dingin, berbeda dengan Chanyeol yang dulu yang tampak sangat ramah.

"Karena aku tidak memenuhi janjiku untuk pergi keluar bersamamu"

Setelah itu Chanyeol menarik tanganku. Dan membawaku kebelakang sekolah. Sama seperti waktu itu, suasananya sepi. Setelah itu Chanyeol mendorongku ketembok. Aku sangat terkejut dengan perlakuan Chanyeol saat ini. Dia terlihat lebih menyeramkan.

"Kau tahu Hana, aku menunggumu selama 2 jam, 2 jam Hana!!"

"Maafkan aku Chan...aku...aku mohon maafkan aku. Kemarin ada kejadian yang membuatku syok Chan"

"Itu bukan alasan yang jelas Hana, kau tahu aku sampai kedinginan menunggumu. Aku sangat kecewa padamu Hana!" Chanyeol terus menekan pergelangan tanganku, hingga tanganku terasa sangat sakit. Mungkin warnanya sudah berubah menjadi biru.

"A..." baru saja aku membuka mulutku. Chanyeol sudah membekap mulutku dengan ciumanya. Sungguh aku sangat kaget. Ini adalah ciuman pertamaku. Lidah Chanyeol berusaha masuk, namun aku tetap merapatkan gigiku. Namun karena terbawa suasana aku membuka pertahananku. Lidah Chanyeol bergerak posesif dimulutku. Aku tidak bisa membalasnya. Lalu tiba-tiba ia menggigit bibir bawahku dengan sangat keras. Aku mendorong tubuh Chanyeol. Dan tampak darah menetes dari bibirku.

Sungguh ini sangat menyakitkan. Aku mulai menangis dan kecewa kepada Chanyeol. Chanyeol hanya menatapku dengan tatapan dingin. Sungguh aku sangat tidak menyukai Chanyeol seperti itu. Tapi tiba-tiba Chanyeol terjatuh, akibat pukulan yang diarahkan kepadanya. Dan ternyata itu adalah Baekhyun.

"Brengsek kau Chanyeol!!"

"Hah ternyata kau, aku tidak menyangka kau masih bisa mengangkat wajahmu didepanku. Kau sama sekali tidak punya malu!!" oh ada apa ini, ada apa diantara mereka. Aku kembali terkejut ketika Baekhyun kembali memukul wajah Chanyeol. Dan menghiasi wajah putih Chanyeol dengan luka lebam.

Tak ingin kalah, Chanyeol memukul wajah Baekhyun. Aku kembali menangis melihat pemandangan didepanku.

"Aku mohon berhenti, jangan lakukan ini lagi" aku berusaha melerai mereka, tapi mereka tetap tidak mau berhenti. Dan Chanyeol mendorongku hingga aku terjatuh cukup keras. Baekhyun yang melihatku terjatuh, langsung menolongku.

"Kau tidak apa-apa Hana??"

"Aku baik-baik saja Baek"

"Brengsek kau Chanyeol, kau berani-beraninya menyakiti Hana!!" Baekhyun kembali memukul Chanyeol, dan kali ini Chanyeol tidak ingin kalah dan membalas pukulan Baekhyun dan Chanyeol lebih brutal dari sebelumnya. Ia terus memukul Baekhyun tanpa henti. Aku tidak tahan melihat ini. Lalu dengan terpaksa aku mendorong Chanyeol.

PSYCHOPAT BOY ✔ (UNEDITED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang