Hari ini aku pulang sendiri, aku pergi meninggalkan Baekhyun duluan. Aku sangat kesal dengannya. Ada apa dengannya ini. Dia bilang dia adalah temanku tapi dia malah seeperti ini. Lalu bus pun datang, dan aku langsung naik. Aku sempat melihat Barkhyun berlari kearahku. Tapi aku tidak mempudilakannya. Saat aku melihat kebelakang aku melihat ada Kyungsoo disana. Dia melihat kearahku, dan dia berjalan menuju kearahku.
"Aku tahu kau tadi bertemu dengan Chanyeol"
"Ya.."
"Sudah aku katakan Hana, tolong jauhi dia. Aku mohon, aku sangat tahu bagaimana Chanyeol. Jadi tolong jauhi dia"
"Aku mohon berhenti mengatakan itu Kyungsoo, aku sudah cukup muak dengan kata-kata itu. Baekhyun dan kau sama saja"
"Siapa yang kau bilang Baekhyun??"
"Iya memangnya kenapa??"
"Tidak" aku tahu ada yang disembunyikan oleh Kyungsoo, itu sangat terlihat sekali dari wajahnya.
"Apa yang kau sembunyikan Kyungsoo??"
"Maksudmu??" Sungguh aku melihat Kyungsoo sangat gugup kali ini. Wow ini adalah kejadian yang sangat langka.
"Aku tahu ada sesuatu yang terjadi diantara Baekhyun dan Chanyeol dan mungkin juga dengan kau. Tap aku tidak tahu itu apa"
"Kau akan mengetahuinya nanti"
"Baekhyun pun mengatakan hal yang sama denganmu, aku sangat muak dengan kalian" lalu aku memalingkan wajahku dari Kyungsoo, aku mendengar helaan nafas Kyungsoo. Dan ia kembali kekursinya kembali.
***
Sesampainya diapartemen aku langsung merebahkan tubuhku dikasur. Hari yang sangat melelahkan. Aku menggigit bibir bawahku. Masih terasa sakit, walaupun tidak sesakit tadi. Aku kembali membayangkan saat Chanyeol menciumku ada rasa sesak, senang, kesal dan marah pada saat itu.
Sungguh perlakuan Chanyeol waktu itu membuatku kaget. Aku baru melihat sisi Chanyeol yang seperti ini. Lalu aku juga kembali mengingat saat Baekhyun dan Kyungsoo mengatakan untuk menjauhi Chanyeol. Aku masih bingung dengan hal itu, memangnya ada dengan Chanyeol. Apa Chanyeol sudah punya pacar selain aku atau apa. Huh sangat memusingkan.
Kryuuukk...kryuuukk
Astaga aku bisa mendengar dengan jelas suara perutku. Aku langsung pergi menuju dapur. Tidak ada apa-apa disini. Tidak ada makanan. Aku membuka kulkas, disini juga kosong. Menyebalkan.
Lalu aku berniat pergi ke supermarket yang berada tak jauh dari apartemenku. Sedikit Ramyeon mungkin bisa menganjal perutku sampai nanti eomma datang. Aku membeli beberapa Ramyeon dan kaleng minuman soda. Setelah selesai aku kembali keapartemenku. Saat akan membuka pintu. Seperti ada yang jatuh ke kepalaku. Aku pun menyentuh kepalaku yang terasa basah. Darah?
Aku langsung melihat keatas. Aku terjatuh kaget saat melihat sebuah kepala tergantung diatas. Astaga apa lagi ini. Aku pun berniat menelefon Baekhyun tapi Handphone ku mati. Aku harus bagaimana. Jika aku menyuruh staf untuk membersihkannya mereka akan curiga. Dan dengan terpaksa, aku mengambil kepala tersebut dari atas. Weks, sangat menjijikan. Beberapa kali aku sempat muntah. Tunggu aku seperti tidak asing dengan wajah dikepala tersebut. Ah benar ini adalah orang yang kepalanya dipenggal dalam vidio yang dikirimkan kepadaku. Aku pun bergidik ngeri. Dan langsung membungkusnya dengan plastik.
Tunggu dulu jika aku membuangnya keluar aku takut aku akan dicurigai, bagaimana ini. Tapi jika aku harus menyimpannya disini, aku tidak tahan dengan baunya. Yasudahlah mungkin tidak akan ada orang yang mencurigaiku. Aku pun membuang kepala itu ketong sampah. Untungnya tidak ada yang menanyakan hal tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
PSYCHOPAT BOY ✔ (UNEDITED)
Misterio / SuspensoCAN YOU GUESS WHO'S THE PSYCHOPATH?
