6.2K 637 44
                                    

"Apa?! Menikah?" Teriak sang pemuda manis yang langsung melepas pelukan sang ibu seraya berdiri. "Dad, apa maksudnya itu?"

"Kau harus menikah dengan Kim Taehyung, Jungkook." Ujar Namjoon dingin.

"Tidak, aku tidak mau!" Ucap Jungkook marah.

Namjoon menghela napas berat, dia tau betul dengan sifat putranya yang kelewat keras kepala itu.

"Kau harus menurut Jeon Jungkook, tidak ada pilihan lain. Jikalaupun kau menunggu kekasih brengsekmu itu, tidak akan ada gunanya. Apa kau mau mengurus anak itu sendirian?!" Ujar Namjoon panjang lebar.

Taehyung mengernyit, kurang mengerti arah pembicaraan pasangan ayah dan anak ini. 'Apa maksudnya dengan anak?' Pikir Taehyung.

"Tapi, Dad--" ucap Jungkook hendak melayangkan protes tapi langsung dijawab tegas ayahnya.

"DIAM JUNGKOOK!!!" Ucap Namjoon membentak Jungkook. "Jangan melawan, ini semua karena dirimu! Jika kau berani menolak Taehyung kau akan tau konsekuensinya, Jeon Jungkook."

"Dad--" lagi-lagi ucapan Jungkook terpotong, tapi kali ini dipotong oleh Taehyung.

"Em---maaf sir jika saya menyela, tapi apa maksudnya dengan anak?" Tanya Taehyung bingung.

"Oh em--jadi begini Taehyung." Namjoon berujar sambil menghela napas gusar. "Anakku yang bodoh ini dihamili oleh kekasihnya, tapi si brengsek itu--"

"Namanya Yugyeom, Dad!" Ujar Jungkook sedikit tidak terima kekasihnya disebut brengsek, ya walaupun benar sih.

"Ya terserah," ucap Namjoon setengah emosi, dia tidak suka disela. "Tidak mau bertanggungjawab dan lebih memilih melanjutkan pendidikannya di Inggris. Dan aku bingung harus berbuat apa, aku tidak mau nama baik keluarga Jeon tercemar hanya karena perbuatan bodoh yang dilakukan oleh Jungkook. Jadi aku meminta bantuanmu untuk menjaga putraku, karena aku tau kalau kau orang yang baik dan bertanggungjawab, Taehyung." Lanjut Namjoon sekenanya.

"Hm... Hamil ya?" Gumam Taehyung lirih tapi masih bisa didengar oleh Namjoon.

"Jadi Tae, apa kau mau?" Tanya Namjoon seraya menatap Taehyung takut, takut jika Taehyung menolak untuk menikahi anaknya. Namjoon sudah tidak tau harus meminta bantuan siapa lagi selain karyawan sekaligus tangan kanan kepercayaannya ini. "Tae?"

Taehyung diam, dia sedang berpikir apakah dia harus menerimanya atau menolaknya.

Dan sekarang Taehyung sedang dilanda kebimbang yang luar biasa, jika Taehyung menolak dia akan dianggap karyawan yang tidak tau balas budi, padahal Namjoon selalu berbuat baik padanya.

Tapi jika dia menerimanya dia takut Jungkook tidak bahagia bersamanya karena dia miskin.

"Tae?" Panggil Namjoon sekali lagi.

"Em--" Taehyung benar-benar bimbang saat ini. 'Apa yang harus kulakan!!' Teriaknya dalam hati.

"Taehyung, kumohon hanya kau satu-satunya orang yang dapat kuandalkan." Namjoon memohon dibawah kaki Taehyung, dia berlutut dihadapan Taehyung. Persetan dengan harga dirinya yang jatuh, toh dia sekarang sudah jatuh karena anaknya sendiri.

"Dad! Apa yang kau lakukan?!" Kata Jungkook berteriak.

Taehyung yang sadar pun melotot, melihat sang atasan yang sedang berlutut dihadapannya.

"Sir, apa yang anda lakukan?! Ayo berdiri sir, jangan seperti ini." Ucap Taehyung seraya memapah atasannya itu untuk berdiri.

"Aku tidak akan berdiri sampai kau menjawabnya, Tae." Ucap Namjoon yang masih berlutut dan sekarang menangis.

SORRY {kth+jjk}  [Very Slow Up]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang