●•●•●•●
"Emang kamu tau siapa orangnya?" tanya hyungseob dengan nada menantang
"Ya tau lah dia kan juga keluarga aku"
"Ihhh kamu tau dari mana sii" ujar hyungseob frustasi
"Hahh rasanya aku bahagia banget pas tau seorang ahn hyungseob itu jatuh cinta sama si gingsul...
"..Park woojin,sepupu aku sendiri" jihoon terus menggoda hyungseob
Hyungseob langsung menutupi wajahnya karena ia yakin sekarang pipinya sudah memerah karena terus terusan digoda jihoon
'Jihoon awas ya nanti aku bakal balas kamu' batin hyungseob sambil terus melancarkan segala sumpah serapahnya
Jihoon tertawa puas melihat sahabatnya yang tengah malu itu
"Udah deh,aduhh perut aku sakit hahaa.Aku mau telpon papih dulu"
Jihoon langsung mengeluarkan ponselnya dan mengetik dial nomor milik papihnya itu
Jihoon menempelkan ponsel ke telinganya dan menunggu jawaban dari papihnya
"Haloo pih,papih jadi jemput jihoon kan?"
. . . . .
"Jiun di caffenya hyungseob deket kampus"
. . . . .
"Oh oke.Hati hati papi acuu"
Jihoon menjauhkan ponselnya dari telinganya lalu menaruhnya kembali ke dalam tasnya
"Gimana udah di jemput?" tanya hyungseob
"Udah kok,bentar lagi sampe.Papih lagi ada di daerah sini.Abis meeting sama cliennya"
"Oh yaudah,aku tinggal dulu ya.Kamu tunggu aja disini gausah tunggu di luar"
Hyungseob kembali meninggalkan jihoon sendiri
Jihoon kembali menoleh kearah luar jendela untuk memandangi kendaraan yang sedari tadi sibuk berlalu lalang
Cuaca hari ini sangat cerah,secerah hati jihoon
Entah apa yang membuat jihoon tiba tiba tersenyum tersendiri
Untungnya tidak ada yang melihatnya melamun sambil tersenyum sendiri
Jika ada yang melihatnya,pasti ia akan disangka orang gila
Jihoon beranjak dari duduknya ketika melihat mobil papinya diluar caffe
Gadis itupun langsung masuk dan mendudukkan dirinya di samping kemudi mobil
Jihoon menoleh sebentar pada tuan park lalu tersenyum manis
"Gimana testnya?Lancar?" tanya tuan park sambil menginjak pedal mobilnya
"Lancar pihh hehe"
"Bagus deh,papih yakin kamu bisa dapet nilai terbaik kaya kamu dapet pencapaian nilai UN kamu kemarin"
"Doain jihoon ya pih,doain jihoon biar bisa buat papi sama mami bangga" ucapnya seraya tersenyum
"Orang tua mana sih yang ga bangga sama anaknya.Pencapaian kamu itu udah cukup buat papih sama mamih bangga sama kamu ji"
"Makasihh papih,jihoon sayang papih"
"Sayang jihoon juga.Ga kerasa ya kamu sekarang udah mau kuliah aja,perasaan baru kemarin kamu pindah ke jakarta"
"Jihoon udah dewasa sekarang pih" ujar jihoon bangga
"Yakin udah dewasa?kalo masih cengeng gitu jangan bilang kamu udah dewasa" kata tuan park seraya terkekeh
KAMU SEDANG MEMBACA
Dont Hate Me || PANWINK GS ✔
Fan-Fiction"Tolong jangan benci aku,jangan jauhi aku.Aku udah terlanjur cinta sama kamu" - Park Jihoon "Maaf,aku menjauh bukan karena aku benci kamu.Tapi aku belum bisa menerima kenyataan pahit itu" - Lai guanlin Disaat hubungan yang semula baik baik saja namu...
