Chap 4

1.3K 137 0
                                        

●•●•●•●

Sinar sang mentari mulai menyapa permukaan bumi dengan kehangatannya

Gadis bersurai coklat itu terlihat sangat serius membaca novel di genggamannya sambil sesekali menyesap milktea hangat kesukaannya

Mata coklatnya memicing sesekali meringis ketika membaca bagian kekerasan yang terdapat dalam novelnya itu

"Lah jadi dibunuh beneran?" tanyanya dengan tetap fokus menatap bukunya

Drtt drttt

Benda pipih di sampingnya itu berdering,merusak konsentrasi yang sedari tadi ia bangun

Gadis itu melirik tidak suka kearah benda pipih yang mengganggunya itu

"Hyungseob?" tanyanya sambil menaikkan sebelah alisnya

Tangannya terulur mengambil ponsel di sampingnya lalu menerima panggilan dari sahabatnya itu

"Halo cupi" sapa gadis itu

'Lagi sibuk ngga ji?' tanya gadis di balik telepon itu

"Engga,kenapa?"

'Keluar yu,aku bosen di rumah' ajaknya

"Kemana?" tanya gadis itu lagi

'Ke mall,katanya ada caffe baru buka disana'

"Oke oke,aku siap siap dulu ya"

'Iya 30 menit lagi aku jemput.See you sayangku' ujar gadis yang dipanggil cupi itu sebelum menutup panggilannya

Gadis itu menaruh buku dan ponselnya di sofa yang semula ia duduki.Ia berjalan ringan ke dalam kamar mandinya lalu membersihkan tubuhnya itu

Gadis itu keluar dari kamar mandinya beberapa menit kemudian.Ia berjalan ke arah lemari bajunya,menatap koleksi baju bajunya sejenak seraya berfikir apa yang akan ia pakai hari ini

"Pake ini aja deh" ujar gadis itu seraya tersenyum

Ia mengambil jeans putih dan kaos pink polos miliknya.Ia juga memadukan dengan jaket jeans yang berwarna senada dengan celananya

Gadis itu menatap pantulan dirinya di cermin besar di hadapannya itu.Ia mulai mengikat kuda rambut coklatnya lalu memoleskan sedikit bedak pada wajahnya

Tangannya mengambil sebuah liptint beraroma cherry lalu mengaplikasikannya pada bibir imutnya

Wajah terlihat sangat imut dengan sedikit sentuhan blush on di pipinya yang chubby itu.Ia tersenyum puas melihat wajahnya sendiri di cermin

"Kyeopta" pujinya pada dirinya sendiri seraya terkekeh

Gadis itu terus menatap wajahnya sendiri di cermin besarnya itu

Ia sering berfikir bahwa dirinya lebih cantik dan lebih baik dari daehwi,tapi kenapa ka baenya lebih memilih daehwi daripada dirinya

Ia menghela nafasnya kasar lalu merogoh parfum beraroma coklat pemberian baejin beberapa hari yang lalu

Ia mulai menyemprotkan parfum itu lalu beranjak dari meja riasnya itu

Gadis bermarga park itu berjalan keluar dari kamarnya dengan menyandang slingbag berwarna silvernya itu

Ia mengambil kunci yang maminya letakkan di dekat televisi itu

Ia melihat secarik kertas yang di letakkan di bawah kunci itu

'Kalo keluar kuncinya dibawa ya,mami pulang jam 1 siang nanti'

Gadis itu menaruh kertas tersebut ke tempatnya semula lalu mengambil kunci rumahnya itu

Dont Hate Me || PANWINK GS ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang