●•●•●•●
Ah rupanya dia benar benar melupakan pertemuan itu' lirih pria itu dalam hatinya
"Iya,kita emang pernah ketemu kalo ga salah 2 bulan yang lalu di caffe ini.Apa aku harus ngenalin diri lagi?" tanya pria tersebut
"Ga perlu,biar aku tebakk..emm kamu..lai guanlin kan?" tanya jihoon ragu
Pria dihadapannya itu
tersenyum seketika setelah mendengar jihoon mengucapkan namanya dengan benar
"Iya,aku guanlin.Apa kabar jihoon?"
"Baik kak guan maksudku,kaka sendiri?"
"Panggil guanlin aja"
"Kamu ga keberatan aku ga manggil kamu kaka?" tanya jihoon hati hati
Bagaimana pun juga pria itu lebih tua darinya jadi ia harus tetap menghormati pria dihadapannya itu
"Ngga kok,aku emang lebih suka dipanggil guanlin aja"
"Emm yaudah aku panggil guanlin aja kalo emang kamu gak keberatan hehe" ujar jihoon lalu tersenyum pada guanlin
"Kamu sekarang udah lulus ya,mau kuliah di mana?" tanya guanlin
"Aku ikut test sbm di Universitas International Jakarta.Kamu juga kuliah disana kan?" tanya jihoon seraya terus menyuapkan waffle ke dalam mulutnya
"Iya,tapi aku sama baejin beda jurusan.Baejin jurusan hukum sedangkan aku jurusan manajemen" jelas guanlin
"Manajemen?wahh selera kita sama rupanya haha"
"Bagus dong,seenggaknya ada mahasiswa baru yang aku kenal dari jurusan manajemen.Kamu sendiri kesini?"
"Nggak aku tadi sama sahabat aku,dia yang punya caffe ini"
"Oh gitu,katanya kamu ini asli korea ya?Terus kamu juga pernah tinggal di LA kan sebelum pindah ke jakarta?"
"Kamu tau itu semua dari mana?" tanya jihoon penasaran
'Mengapa pria asing ini bisa tau seluk beluk kehidupanku' batinnya
"Baejin sering cerita tentang kamu,katanya kamu itu cerewet tapi baejin suka banget dengerin kamu bicara.Katanya kamu itu imut banget,dan dia itu sayang banget sama kamu" jelas guanlin
"Benaran ka bae bilang kaya gitu?" tanya jihoon dengan malu malu
Pipinya bersemu merah ketika mendengar perkataan guanlin itu
'Kenapa pipinya merah gitu?Apa dia suka baejin?' tanya guanlin dalam hati
"Iya,baejin sering banget nyeritain kamu ke aku entah itu lewat telepon ataupun email.Emm ngomong ngomong aku boleh nanya sesuatu kan?"
"Boleh kok,tanya apa aja sepuas kamu aku pasti jawab kok hehe" jawab jihoon seraya tersenyum manis pada pria dihadapannya itu
"Emm kamu suka baejin ya?" tanya guanlin hati hati
Guanlin tidak ingin gadis imut di hadapannya itu marah padanya karena ia menanyakan hal yang mungkin sangat pribadi untuk gadis itu
Guanlin melihat perubahan aneh pada wajah jihoon ketika ia mengajukan pertanyaan tersebut
Jihoon kaget dan sepertinya ia gugup bahkan hanya untuk menjawab pertanyaan dari guanlin
'Bahkan dari sikapnya aja udah keliatan kalo dia suka baejin' batin guanlin
Guanlin merasa ada perasaan yang aneh dihatinya,mengapa ia tidak suka melihat jihoon yang sepertinya menyimpan sebuah perasan pada sahabatnya kecilnya itu
Mengapa dadanya terasa sesak melihat kegugupan jihoon itu
"Ng..nggak kok" jawab jihoon gugup
'Dia bohong,jelas jelas dia bohong tentang perasaannya sama baejin.' hati guanlin mencelos melihat kegugupan jihoon itu
"Aku ga suka sama ka bae,emang aku sayang banget sama dia tapi ini cuma sebatas kasih sayang seorang adik ke kakaknya ga lebih" lanjut jihoon berusaha keras menutupi fakta bahwa ia menyukai baejin
"Bohong" gumam guanlin nyaris berbisik
"Kamu ngomong sesuatu?" tanya jihoon
"Nggak,aku cuma pengen nanya orang yang deket sama baejin sekarang,tapi aku lupa namanya siapa"
"Maksud kamu daehwi?Kenapa?Kamu suka dia?" tanya jihoon bertubi tubi
'Apa dia juga suka daehwi,kalo iya beruntung banget daehwi bisa disukain 2 cowo sekaligus' batin jihoon
Entah kenapa rasanya jihoon tidak suka guanlin bertanya tentang daehwi
"Iya daehwi maksudku,tapi aku ga suka dia kok.Aku sering ketemu dia waktu jalan jalan sama baejin.Menurut aku mereka itu serasi" gumam guanlin
"Iya,aku juga ngerasa gitu" kata jihoon
Memang faktanya baejin lebih cocok menjadi pasangan daehwi bukan jihoon
"Jihoon,kayanya aku harus pergi sekarang.Aku baru inget aku harus ngerjain skripsi yang belum aku kerjain"
"Ohh iya emm ngomong ngomong makasih udah nemenin aku makan siang ya guan" kata jihoon tersenyum manis pada guanlin
"Gak masalah,aku pergi dulu ji" kata guanlin mengusap tangan jihoon sebentar sebelum beranjak dari duduknya
"Hati hati guan" ujar jihoon sambil terus tersenyum pada guanlin
'Aduhh kok jadi deg degan gini ngeliat guanlin senyum' batin jihoon seraya terus melihat punggung guanlin yang kian lama kian menghilang dari pandangannya
"Ekhem" hyungseob berdeham cukup keras
Jihoon yang kaget itu langsung menoleh kearah sumber dehaman tersebut
Ia melihat hyungseob sudah berdiri di sampingnya
"Emm itu siapa ya kok aku gakenal?" tanya hyungseob yang terdengar seperti sedang menggoda jihoon
"Hah?em eng oh itu guanlin,temennya ka bae"
Entah kenapa jihoon malah jadi gugup seperti pencuri yang tertangkap basah
"Oh yang waktu itu kamu bilang perusak suasana itu.Btw,kalian udah sering ketemu ya?"
"Hehe,ngga ini aja baru pertemuan kedua aku sama guanlin"
"Tapi kok keliatannya kalian akrab banget"
"Ga akrab akrab amat sih,guanlin itu orangnya asik diajak bicara makanya aku ngobrol banyak sama dia" kata jihoon jujur
Ia memang merasa nyaman berbicara banyak pada guanlin meskipun mereka baru saja saling mengenal,padahal ia tidak biasanya begitu
"Gimana?Udah siap buka hati lagi buat orang lain ngga?"
"Ehh apaan si kok jadi nanya gitu?"
"Ya siapa tau nanti kamu bakal kepincut sama tuh bule taiwan.Tadi cuma disenyumin aja udah merah tuh pipi" goda hyungseob
"Apaan sih,ngga padahal"
"Ciyeee salting nih ciyee,tuhkan tuhkan pipinya merah lagi" goda hyungseob sambil menusuk nusuk pipi jihoon yang mulai memerah itu
"Ngaco kamu,tapi ngomong ngomong aku udah tau cinta pertamanya ahn hyungseob itu siapa?kamu penasaran ga?" kini giliran jihoon yang tiba tiba menggoda hyungseob
"Apa?!Jadi kamu udah tau?!Padahal aku udah pake segala cara buat nutupin perasaan aku" ujar hyungseob sambil menghentak hentakkan kakinya
"Kalo emang cupiku suka sama dia,jiun bakal bantu kok.Ehkem yang mau jadi calon kaka ipar aku"
"Ih apaan sih.Emang kamu tau siapa orangnya?" tanya hyungseob dengan nada menantang
●•●•●•●
Aloohaaa👋
Acu balik ni,mian chap ini pendek bgt
Maap juga kemarin ga up soalnya acu masi ukk gaiss
Btw jangan lupa vote+ment dan follow aku iyya❤
박련지
KAMU SEDANG MEMBACA
Dont Hate Me || PANWINK GS ✔
Fanfiction"Tolong jangan benci aku,jangan jauhi aku.Aku udah terlanjur cinta sama kamu" - Park Jihoon "Maaf,aku menjauh bukan karena aku benci kamu.Tapi aku belum bisa menerima kenyataan pahit itu" - Lai guanlin Disaat hubungan yang semula baik baik saja namu...
