Buat para readers dimohon baca sampai habis ya,jangan lupa baca juga nbnya juga
●•●•●•●
Pria tegap nan tinggi itu menapakkan kakinya di taman dekat apartemennya hanya untuk sekedar menikmati udara segar sore itu
Sudah lama ia tidak menikmati udara sore negara ini
Ia memejamkan matanya dan membiarkan semilir angin menerpa wajah dan rambutnya
"Ka linlin?"
Pria itu langsung membuka matanya ketika mendengar suara anak kecil yang menyebutkan namanya
"Hoho?Kok kamu ada disini?" tanya pria itu
"Seharusnya hoho yang nanya gitu,ka linlin ngapain ada disini?"
"Kaka ada urusan penting disini ho,kamu harus janji dulu sama kaka kamu ga bakal ngomong ke mama sama papa kalo kaka ada disini" pinta guanlin sambil menyodorkan jari kelingkingnya
"Iya hoho janji ga bakal ngomong ke mama sama papa" ujar seonho
"Hoho main dulu ya ka" ujarnya langsung meninggalkan guanlin
Guanlin bernafas lega ketika adiknya itu bisa menuruti permintaannya
Ia berusaha untuk melupakan tentang masalahnya sejenak
Tapi bayangan jihoon selalu menghantui otaknya
Entah dengan cara bagaimana lagi ia bisa menghilangkan gadis itu dari pikirannya
Guanlin menarik nafasnya kasar
Ia mengacak acak rambutnya frustasi ketika bayangan jihoon kembali terlintas di otaknya
Ia terus memikirkan keadaan jihoon sekarang
Sedang apa jihoon sekarang?
Atau apakah sekarang jihoon sedang menangis untuknya?
Kepalanya teras begitu berat,hati dan egonya terus bertempur
Entah siapa yang akan menguasai guanlin nanti,hatinya atau egonya?
Hatinya terus menyuruhnya kembali kepada jihoon dan terus mengatakan bahwa ini bukan kesalahan jihoon
Namun egonya malah mengatakan sebaliknya
Ia mengacak rambutnya frustasi
'Harus aku coba cara apa lagi biar kamu bisa hilang dari ingatan aku hoon?' lirihnya
●•●•●•●
Kring kring kring
Bunyi alarm dari benda pipih itu memekakkan telinga pria jangkung yang tertidur dengan nyenyak itu
Pria itu membuka matanya perlahan berusaha beradaptasi dengan cahaya matahari yang menyinari kamar apartemennya
Jam masih menunjukkan pukul 9.00 pagi
Ia memang berniat bangun terlambat karena tidak bisa tertidur semalam
Ia menatap nanar benda pipih itu
Kini ia harus membiasakan dirinya untuk bangun dengan bantuan alarm
Biasanya jihoon yang selalu membangunkannya
Entah dengan cara menelpon atau mendatangi apartemen guanlin lalu dengan sekuat tenaga berteriak dan mengetuk pintunya agar guanlin terbangun
Dan kini gadis itu tidak akan ada lagi bersamanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Dont Hate Me || PANWINK GS ✔
Fanfiction"Tolong jangan benci aku,jangan jauhi aku.Aku udah terlanjur cinta sama kamu" - Park Jihoon "Maaf,aku menjauh bukan karena aku benci kamu.Tapi aku belum bisa menerima kenyataan pahit itu" - Lai guanlin Disaat hubungan yang semula baik baik saja namu...
