●•●•●•●
Langit jingga yang cantik itu akhirnya harus rela posisinya diganti dengan langit gelap dan suara petir yang terus bergemuruh
Awan awan mulai menitikkan air hujannya menyapa kehangatan bumi
Gadis itu berjalan gontai keluar dari pesawat yang baru lepas landas itu
Ia mencari kedua sahabatnya yang sudah berjanji menjemputnya
Matanya menangkap gadis bersurai hitam pekat yang sedang melambaikan tangannya kearahnya
Gadis itu tersenyum hambar sambil menghampiri gadis bersurai hitam dan pirang itu,ia langsung memeluk keduanya
Air matanya tidak sanggup lagi untuk ia tampung
Ia memeluk kedua sahabatnya sangat erat
Kedua sahabatnya itu kebingungan melihat tingkah gadis yang menangis sambil memeluk mereka itu
Sebenarnya apa yang membuatnya menangis seperti ini
"Ji,kita pulang dulu ya baru kamu cerita kamu kenapa" pinta gadis bersurai hitam pekat itu
Jihoon hanya mengangguk lalu mengikuti jejak kedua sahabatnya itu
Mereka masuk ke dalam mobil hyungseob menuju ke rumah daehwi
Memang mereka sudah berencana untuk menginap di rumah daehwi setelah jihoon pulang dari taiwan
Jihoon terus diam sambil meremas remas buku buku tangannya
Ia terus menggigiti bibir bawahnya sambil sesekali terisak
Hyungseob dan daehwi dibuat khawatir dengan aksi diam jihoon ini
Mereka yakin jihoon mengalami masalah yang sangat sulit kali ini
Sesampainya di rumah daehwi,jihoon tetap enggan membuka mulutnya ia terus terusan menangis
Hyungseob dan daehwi tidak tau lagi bagaimana cara menghentikan tangisan jihoon yang semakin menjadi-jadi
Mereka hanya bisa mengusap halus punggung jihoon
"Ji,sebenernya kamu ini kenapa?" tanya hyungseob
"Guanlin...dia jahat sama aku" lirih jihoon
"Coba cerita sama kita ada apa sama guanlin" pinta daehwi
"Dia sekarang udah punya pacar hwi,dan alasan dia ninggalin aku itu gara gara pacar barunya itu" jelas jihoon sambil terus terisak
Hyungseob menatap tidak percaya pada jihoon begitupun dengan daehwi
Jelas hyungseob masih tidak percaya dengan alasan guanlin meninggalkan jihoon itu
Ia tau sendiri betapa tulusnya cinta seorang guanlin pada jihoon
Ia tau bagaimana perjuangan guanlin untuk mendapatkan jihoon
'Aku harus nanya sendiri sama guanlin' batin hyungseob
"Wi,tenangin jihoon dulu ya aku mau nelpon mama bentar" bohong hyungseob
Hyungseob beranjak dari duduknya dan mengeluarkan ponsel dari saku celananya
Bukannya mengetik dial nomer mamanya tapi ia malah mengetik dial nomer guanlin dan memanggilnya
Hyungseob berharap guanlin menjawab teleponnya itu
"Halo guan"
'Ada perlu apa?' tanya guanlin tanpa basa basi
"Kamu gausah bohong sama aku,kamu ninggalin jihoon bukan karena ada cewe lain dihubungan kalian kan?" tanya hyungseob tanpa basa basi juga
KAMU SEDANG MEMBACA
Dont Hate Me || PANWINK GS ✔
Fanfiction"Tolong jangan benci aku,jangan jauhi aku.Aku udah terlanjur cinta sama kamu" - Park Jihoon "Maaf,aku menjauh bukan karena aku benci kamu.Tapi aku belum bisa menerima kenyataan pahit itu" - Lai guanlin Disaat hubungan yang semula baik baik saja namu...
