Bonchap

1.4K 117 14
                                        

.
.
.

Hari-hari terus berlalu

Menciptakan banyak cerita baik suka maupun duka

Gadis itu mengulas senyum terbaiknya sambil terus berjalan mengendap-endap

Ia kembali tersenyum kala melihat tubuh jangkung dibalik selimut putih dihadapannya itu

Ia duduk di samping pria itu sambil mengguncang halus tubuh jangkung tersebut

Sang pemilik tubuh hanya menggeliat halus lalu membuka matanya perlahan

"Morning sayangkuuu" sapanya

"Anddd....Happy 3rd wedding anniversary suamikuu" lanjutnya

Sang suami tersenyum lembut lalu beranjak dari tidurnya

"Happy 3rd wedding anniversary too istriku,i love you my lai jihoon"

"Love you more sayangku" balas jihoon

Guanlin mengecup sekilas kening jihoon lalu kembali menatap istri tercintanya itu

"Makasih udah jadi wanita terhebat yang ngejaga aku selama ini.Makasih udah ngasih aku cinta setiap hari.Makasih udah bersedia jadi orang pertama aku lihat waktu bangun.Makasih udah selalu jadi istri yang pengertian.Aku bersyukur banget tuhan ngasih kamu buat aku" ujar guanlin

Ia membawa tubuh sang istri ke dalam pelukannya

Jihoon tersenyum dalam pelukan suaminya itu

"Makasih juga udah jadi suami yang paling bertanggung jawab buat aku,makasih udah ngertiin aku selama ini.Dan maaff...

Kata-katanya terputus bersamaan dengan menghilangnya senyum ceria dari wajahnya itu

"Sorry for what?" tanya guanlin seraya terus memainkan rambut halus jihoon

"Maaf,aku gabisa jadi istri yang baik buat kamu.Maaf aku cuma jadi benalu yang selalu ngerepotin kamu aja selama ini.Maaf karena dalam waktu 3 tahun ini aku belum bisa ngasih kamu keturunan.Aku ngerasa aku istri yang paling buruk karena aku gabisa ngasih kamu keturunan" lanjut jihoon dengan mata yang berkaca-kaca

Guanlin melepaskann pelukannya lalu menatap lekat-lekat mata indah istrinya itu

"Sayang,kamu ga perlu minta maaf gitu.Kamu ga perlu ngerasa bersalah,ini bukan keinginan kamu kan?ini semua udah takdir dan cobaan yang tuhan kasih buat kita.Gapapa kok,aku bakal nunggu sampai kapanpun" kata guanlin

Jihoon tersenyum mendengar kata-kata suami tercintanya itu

Kata-kata suaminya itu memang selalu sukses menghipnotisnya

Memang sudah terhitung 3 tahun mereka bersama namun mereka belum mempunyai keturunan juga

Dulu 2 bulan setelah mereka menikah jihoon pernah mengandung

Namun kandungannya terpaksa harus digugurkan karena ada masalah di rahimnya yang membuat jihoon harus rela mengorbankan anaknya

Memang itu pilihan yang sulit untuk jihoon

Jika disuruh memilih jihoon pasti akan memilih mengorbankan nyawanya dan tidak akan menggugurkan kandungannya

Namun takdir tuhan berkata lain

Janin di kandungan terlalu lemah untuk dipertahankan

Dan akhirnya jihoon harus rela kehilangan janinnya itu

Itu membuat jihoon sangat terpukul begitu juga dengan guanlin

Setelah kejadian tersebut,mereka terus mencoba

Dont Hate Me || PANWINK GS ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang