Siang itu Cakra sedang duduk di ranjangnya, dia sudah pulang kerumah
Kerumah orangtua angkatnya
Dia masih disana, Karena belum ada kejelasan tentang statusnya kelakBeberapa hari lalu Pihak dari Komisi Perlindungan anak datang beserta Polisi, menyeguknya sekaligus meminta keterangan atas kasusnya yang sedang heboh
Mereka mendatangi Cakra Karena Kondisinya belum pulih benar untuk datang ke kantor polisiMereka memberikan pilihan
Apakah cakra akan bertahan dirumah ini atau memilih kembali ke Panti tempatnya dulu sembari menunggu adanya pengadopsi lainCakra gamang
Disisi lain dia sudah tidak tahan berada di rumah ini
Tapi jika dia kembali akankah ada kesempatan lain untuk dia punya keluarga lagi?Ponsel Cakra berdering
Rupanya Yulia menghubunginya
Sejak tadi
Dia tidak dengar Karena kebanyakan mengkhayal"Hallo cakra, kamu gak kenapa-napa Kan?!" suara teriakan Yulia mendominasi saat tombol hijau cakra tekan
Cakra tersenyum
"gak apa-apa, aku gak denger kamu nelepon, hpku ku silent, soalnya gak bisa istirahat banyak wartawan hubungin buat wawancara, aku males" jawabnyaCakra tidak terlalu berbohong, memang banyak wartawan yang menghubunginya untuk wawancara atas kasus yang dialaminy, namun itu hanya alasan
Dia takut Yulia Khawatir jika tahu dia suka melamun dan meratapi nasibny
Cakra tidak ingin Yulia ikut-ikutan sedih"syukurlah kamu gak kenapa-kenapa, nanti malam aku kerumah kamu ya?"
"sendiri?"
Terdengar suara tawa Yulia diseberang sambungan
"itu sih mau kamu, sayangnya ada sandi sama Sarah, Karena mau jeguk kamu"
"yaudah gpp"
"kamu gak kecewa Kan?"
Cakra tertawa
"gak sayang.. ""idihh, hehehe yaudah ya aku tutup dulu, udah bel nih, sampai jumpa besok....sayang"
Yulia menutup Teleponnya sepihak
Jantung Cakra berdetak kencang"duh baru dibilang sayang gue Udah deg-degan"
Cakra memegangi dadanya

KAMU SEDANG MEMBACA
Yulia & Cakra
Short StorySaat Yulia memasuki sekolah baru SMA Dwipurna Di kelas VII IPS 3 Dia bertemu seorang cowok aneh Yang suka melemparinya secarik kertas Berisi gombalan-gombalan receh dan curhat gak jelas Risih. Namun setelah lemparan kertas itu tidak ada lagi Yulia...