Malam hari setelah kembali ke Jakarta
Yulia merenung dikamarnya
Papanya sudah ditahan sekarang
Tapi untungnya rumah dan Satu tabungan hasil jerih payah mamanya dengan membuka salon dikembalikan pihak KPK
Paling tidak hidup mereka bisa terjamin
Mamanya juga berjanji akan mengurus kesekolahnya besok
Agar Yulia bisa kembali sekolah
Dengar-dengar kurang dari dua bulan ini UN dimulai
Tiba-tiba dia teringat Sarah teman sebangkunya
Hendak berntanya bagaimana keadaan sekolah selepas Yulia tidak ada
Jika bisa bertanya tentang keadaan Cakraa
Cakraa... Dia Jadi teringat
Yulia Mengambil Ponselnya yang Baru, jangan Tanya kenapa Yulia tidak pernah memberikan kabar kepada teman-temannya
Ponselnya dijual saat dia dan keluarganya lari ke Bogor
Saat itu mereka sama sekali tidak punya uang
Yulia me download aplikasi Whatsapp
Lalu memasukkan Idnya disana
Berserta passwordnya
Untung kartu ponselnya yang lama masih bisa dibuat ulang di Grapari
Whattsap Yulia terbukaa
Dia terkejut saat mendapati banyak pesan masuk dari seseorang
Penasaran Yulia buka Profile Picturenya
Itu Cakra, sedang tersenyum dalam balutan seragam SMA mereka
Hati Yulia girang bukan main
Dibukanya Satu persatu pesan itu Dari yang paling awal
"aku udah baca...maaf... Aku telat, aku benar-benar cowok brengsek, balik kesekolah yulia, aku Suka kamu aku juga rindu"
Yulia tersenyum Samar, ini Pesan 3 bulan lalu
KAMU SEDANG MEMBACA
Yulia & Cakra
KurzgeschichtenSaat Yulia memasuki sekolah baru SMA Dwipurna Di kelas VII IPS 3 Dia bertemu seorang cowok aneh Yang suka melemparinya secarik kertas Berisi gombalan-gombalan receh dan curhat gak jelas Risih. Namun setelah lemparan kertas itu tidak ada lagi Yulia...
