Di kala buana
Terbentang biru nya selimut alam
Hijau nya rerimbunanan daun
Tertiup bayu yang berbisik
Ribuan pulau
Milyaran butir menyerang bersamaan
Perlahan mengikis keras nya batuan
Dikau yang bersifat batu
Perlahan seolah melembut
Do'a menyelimuti di setiap langkah
Kakiku kakimu kaki kita
Langkahmu langkahku langkah kita
Saat setiap tanjakan anak tangga
Bau bau terus menusuk
Teriakan dengan nada tak sedap mengusik
Pada manusia terdekat.
Terus lembutkan jiwa
Tak usah mendengar kata yang tak guna
Berjalanlah meski sulit melangkah
Teruslah maju tak usah memikirkan kertas yang telah usang
Berusahalah menjadi yang lebih dari yang lalu.
Lebih dari yang engkau harapkan.
Yakinlah pada Penguasa Alam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Curhatan Hati
PuisiIni semua hanya sekedar kata - kata yang mungkin bisa menenangkan jiwa. Bagi penulis. 😂
