pieces- Harry styles

79 1 0
                                    

Jedaaarr* aku gak tau suara petir gimana*

Aku terbangun dari tidurku karena suara petir yang menggelegar. Dengan segera aku berteriak “ HARRY !” Panggilku. Tidak sampai 2 menit, orang yang kupanggil sudah datang.

“Haz..Hazza I’m scared” aku memeluknya dan menangis dipelukannya.

Ia mengusap-usap rambutku,” don’t cry baby.Please. I’m here for you”ujarnya menenangkanku dengan suara seraknya yang ingin membuatku mati ditempat.

Ia berkali-kali mengecup pipiku agar aku tenang.“ What time is it now?” tanyaku saat tangisku sudah mereda.

Harry melirik kearah dinding lalu berkata,” it’s 2 am”

“Harry I’m sorry for waking you up” aku menatapnya. Ia menggeleng lalu tersenyum,” it’s okay hun. Don’t worry”

minutes later,

“ Hujan sudah reda. Kau tidur ya?” tanyanya

Aku mengangguk lalu memeluk tangannya,” stay.Please”mohonku. Ia mengangguk dan tertidur disebelahku.

Harry memelukku balik lalu mulai bernyanyi. Harry tahu bahwa yang aku butuhkan sekarang adalah dia dan suaranya.

You and I

We don't wanna be like them

We can make it till the end

Nothing can come between you and I

Not even the Gods above can separate the two of us

No nothing can come between you and I

Oh, you and I

 

Sebelum aku masuk ke dunia mimpi, yang aku tau adalah seseorang mengecup bibirku singkat.

**

Aku merasakan pipiku di tepuk beberapa kali.Aku membuka mata dan menemukan Harry disisiku.” Wake up” ujarnya.

 Aku membuka mataku dan memberinya sebuah senyuman.

Morning baby. Kau mandi sana. Ini sudah jam 6. Nanti kau telat ke kampus”ucapnya. Aku mengangguk senang lalu mencium pipinya sekilas dan bergegas mandi.

Untuk info, Namaku adalah Alicia Jackson. You can call me Alice for short. Yang tadi adalah pacarku, Harry Styles. Kalian tahu kan boy-band terkenal One Direction?ya, Harry berada di band itu. Kami sudah berpacaran sekitar 4 tahun.Tidak jarang kami bertemu. Tapi tidak sering juga. Aku dan Harry tinggal di satu apartemen yang memiliki dua ruangan tidur. Jadi aku dan dia tidur terpisah.

Setelah aku mandi,aku segera melakukan persiapan lainnya. Harry biasa mengantarku kekampus. Ia juga biasa menjemput apabila ia tidak sibuk. Pacar idaman,kan?

**

“Aku tak bisa menjemputmu nanti. Simon memanggilku” ucapnya memberitahu.

One shot(s)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang