Semenjak aku terdiam
Sepasang mata indah menatap
Semenjak aku terdiam
Mungil bibir bercerita riang
Aku terdiam
Satu lagi sajak engkau bacakan
Aku terdiam
Satu lagi karya puisi tersuratkan
Biarkan aku membisu
Dari paradoks formal tentang rasa
Dari cerita khayal tentang bahagia
Dari apa saja yang mampu terdiam
Aku mohon
Dan aku terdiam
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Nama
PoesíaMari bercerita... Tak sedikit diluar sana yg ingin meluapkan emosi (kegalauan) nya dalam satu goresan tinta diatas kertas ataupun ketikan ibu jari dilayar smart phone. Namun kebanyakan dari mereka terhambat oleh satu faktor untuk tetap mengabaikannya
