Wartawan

33 4 0
                                        

Knock knock

"Mba Vita!! Tolong bukain pintu mba.. itu ada tamu" ucap gue sedikit teriak

"Iya non"

Mba Vita bergegas ke pintu utama lalu membukakan pintu untuk tamu

"Non, itu ada wartawan. Katanya mau wawancara non Claudee"

"Hah? Lah gak ada yang bilang aku harus di wawancara."

"Tapi non, itu wartawannya maksa non. Katanya udah bikin janji. Trus katanya ini penting. Tapi ini bukan dari NET, non. Kayaknya ini dari acara gossip di tv sebelah"

"Lah? Kok? Ih apaan sih? Tolong bilang aja mba ke mereka, aku gak mau di wawancara kalau belum ada perjanjian sebelumnya. Dan aku gak mau bahas soal gossip untuk sementara waktu ini"

Gue melihat keributan di depan pintu rumah gue dan tiba tiba wartawan masuk gitu aja ke dalam rumah gue lalu menghampiri gue. Gue mau kabur aja gak bisa woi

"Halo Claudee, bisa bicara sebentar kan?" Kamera belum rolling, jadi gue rasa masih aman buat ngomong soal pendapat gue tentang wartawan yang kurang sopan ini

"Aduh, maaf ya mba, mas, saya minta maaf sebelum nya. Tapi sebetulnya gak bisa. Karena saya gak ada perjanjian atau persetujuan untuk di wawancara. Lagi pula, saya gak mau bahas soal gossip. Terlebih untuk gossip gossip tentang saya dan 5sos. Ataupun gossip yang ada di akun akun gossip tentang saya dan cowok yang sedang makan sama saya, karena dia hanya senior saya."

"Lagi pula, maaf kalau omongan saya gak enak, tapi mba ataupun mas belum buat janji dan malah nerobos masuk kerumah saya, yang saya pikir itu kurang sop-"
Ucapan gue terpotong karena tiba tiba ada yang manggil gue

"Claudee i'm starvi- oh woah"
Luke keluar dari kamar tamu dengan menggunakan celana pendek dan kaus putih. Dammit

"LUKE HEMMINGS! Kamera kamera!"

Sial!!!

"RUN!!! Get in your room! Lock the door!!" Perintah gue pada Luke

"Luke! Stop! Can I talk to you, just a minute, please?!" Ucap si wartawan ini lagi

Gila. Gak sopan banget nih wartawan

"Aduh mba! Maaf ya saya agak kasar! Tapi mba dari awal aja udah gak sopan! Bisa gak sih just slow down! Nanti mba setelah liat ini langsung bikin gossip yang enggak enggak kan?! Mba! Asal mba tau aja ya, you don't know anything! Jadi gak usah bikin Gossip yang enggak enggak."

"Iya iya Claudee.. maaf banget sebelumnya. Tapi saya sudah di tugaskan oleh atasan saya untuk melakukan hal ini. Bisa kita ngomong baik baik?"

Gue menghela napas. Gue pusing whaa

"Ya. Silahkan duduk. Tapi gak lama"

"Jadi saya di perintahkan untuk wawancara mba Claudee. Ya, memang tentang gossip gossip itu. Saya harus dapat informasi dari mba Claudee mengenai hal itu karena kalau tidak, kami akan di pecat mba. Saya mohon.. sekali mba. Mau ya mba, di wawancara oleh kami sebentar saja?"

Gue menghela nafas lagi, dan berpikir sebentar

"Yaudah"

"Boleh gak kalau Luke ikut juga?" Tanya si wartawan ini lagi

Wah ngelunjak nih orang! Ini mah namanya bukan dikasih hati minta jantung. Tapi udah dapetin hati, nambah lagi jantung. Pake ampela aja sekalian sama usus. Ergh!

"Sekarang saya tanya, fungsi nya Luke Hemmings ikut wawancara  itu untuk apa? Untuk naikkin rating acara gossip kalian? Iya? Lalu apa untung nya saya? Apakah cacian dari netizen nantinya akan jadi untung untuk saya? Apakah gossip gossip gak enak yang lain yang akan saya dapat nantinya akan jadi untung untuk saya? Saya bahkan gak minta bayaran lho untuk wawancara ini. Saya udah mendapat perlakuan kurang sopan pagi pagi gini, sampe saya harus sabar, dan sekarang kalian masih minta Luke buat ikut di wawancara? Oh shut up! [yang benar saja]"

Interview // MGC LRH // [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang