Chapter 5

13 6 0
                                        

"FEROOOOOOO" teriak jessy

Sekarang jessy sedang bersama fero dirumahnya tanpa ada kehadiran prisila karena dia sedang menengok neneknya yang sakit di tangerang. Jessy merasa risih sedari tadi fero terus mengusilinnya, jessy menyesal karena dirinya mengijinkan fero bermain ke rumahnya dan yang bikin jessy sangat menyesal adalah momy nyanpun tak masalah jika jessy berteman dekat bahkan lebih dari teman.

"Wleee" fero berlari ketaman belakang rumah jessy yang begitu luas dan ada sebuah ayunan disana

"FEROOOOO!!" Teriak jessy untuk kesekian kalinya. "Ah lo mah rese. Sini in ih itu kan belom selesai, gue mo push ranked!! Kembaliin gak hp gue!" Lanjutnya sambil masih mengejar fero yang masih terus berlari memutari sebuah pot bunga besar disamping taman.

"Coba aja kejar tangkep gue kalo bisa. Wle wle wle"

Oh rupanya fero ingin main main padanya. Oke permainan dimulai

Bruk..
"Hiks.. hiks.." jessy menangis? Hah? Percayalah nangis mata buaya.

Fero yang melihat jessy jatuh terduduk dan menangis lantas mendekat kearahnya dan berjongkok untuk melihat jessy

"Jess lo gak papa kan?" Tanya fero begitu lembut. Dia begitu khawatir pada jessy

"Hiks.. sakit ferooo" fix jessy ahli dalam bidang theater

"Udah sini" akhirnya fero memeluk jessy dan ponsel jessy masih ditangan kanan fero. "Maafin gue ya, gue gak bermaksud buat lo luka cantik" lanjutnya

Jessy hanya mengangguk dan..

"Yes.. dapet" ucap jessy sembari berdiri dan berhasil mengambil ponselnya yang berada pada tangan fero.

Bagaimana ekspresi fero? Dia lantas melototkan matanua sambil menganga lebar.
"Wahhh kurangajar! Lo ngerjain gue curuttt" teriak fero ketika jessy sudah berlari kedalam rumahnya..

Ketika jessy memasuki rumahnya tiba tiba ada sang momy yang sedang memasak didapur

"Heeh jessy sayang, sini. Ngaapin kamu lari lari? Nanti jatuh" peringat momy nya.

Jessy yang mendengar momy nya berceloteh lantas mendekat dan ide cemerlang melintasi kepalanya.

"Itu mom, fero nakal masa dia dorong jessy sampe jatuh terus jessy bangun langsung lari kesini karena fero masih ngejar jessy mom" percayalah ini hanay alibi jessy.

"Ah benarkah? Masa sih? Gak mungkin. Mana mungkin fero sejahat itu

"Iiih momy masa gak percaya sama jessy sih" rengeknya

"Gak usah dipercaya mom" ucap fero yang muncul tiba tiba. Fyi (fero memanggil ibu jessy dengan sebutan MOMY karena itu kemauan momy jessy)

"Dia cuma beralibi" lanjut fero

"Dih orang beneran juga" ujar jessy

"Apaan? Lo mah hobby drama dah" elak fero

"Dih ya lo nya aja rese jadi orang" lantas jessy melipat kedua tangannya didepan dada dan mengerucutkan bibirnya

"Ya lo kalo udah nge Game pasti lupa daratan. Smpe gk inget kalo ada gue" ujar fero

"Bodo" balas jessy

"Jessy! Kamu berani membohongi momy?" Tanya momy nya

Lantas jessy melototkan matanya. "Ng..nggak kok mom" elaknya

"Jujur aja udah, lo dosa kalo bohong sama momy" ucap fero memojokan jessy

"I..iya mom jessy bohong. Tapi percayalah mom jessy cuma kesel aja sama fero" ujarnya dengan jujur

My GirlFriend Is BeautifulTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang