Chapter 3

13 6 0
                                        

"Duh gue lupa lagi" jessy menepuk dahinya dan segera berbalik lagi.

Istirahat ke dua ini dia tadi niatnya akan pergi ke kantin untuk sekedar membeli Air mineral ketika dirasa tenggorokannya sangat kering. Namun niatnya diurungkan karena teringat akan sesuatu. Ya, dia teringat bahwa tadi sebelum istirahat guru Olahraga tidak masuk dan hanya menyampaikan tugas lalu dikumpulkan. Guru itu menyuruh jessy untuk mengantarkan tugasnya di meja kantor Guru Olahraga tsb, lantas jessy cepat cepat mengantarkannya ketika ia sudah mengambil tumpukan buku tulis di kelasnya untuk segera dihantarkan ke Ruang Guru.

Namun, ketika Dijalan menuju Ruang Guru jessy tak sadar bahwa ada benda yang akan meluncur ke arahnya. Pria diseberang sana sudah meneriakinya namun saking fokusnya jessy ke jalan dia tidak mendengarnya.

"Woii!! Awass!" Teriak orang itu yang berada dilapangan, belum sempat orang itu berteriak lagi untuk memperingati jessy untuk kesekian kalinya, namun sesuatu terjadi padanya dan...

DUK

Yak.. kena, jessy sekarang kehilangan kesadarannya karena ada sebuah Bola basket mengenai kepalanya cukup keras, pria yang tadi meneriakinya lantas berlari cepat untuk ke sisi lapangan bersama temannya yang lain untuk melihat keadaan jessy.

"Duh, lagian diteriakin dari tadi kaga nyaut nyaut sih" ucap pria tsb.

"Cantik cantik budek"

"Jadi kena kan?"

"Duh kalo udah gini mah siapa coba yang repot?"

"Ya gue pasti, haduh ada ada aja nih cewek"

Begitulah kira kira gerutu pria itu, dia sangat cerewet, lantas tanpa ba bi bu lagi pria itu berjongkok untuk melihat siapa gadis tsb, karena sisi wajahnya sedikit tertutup oleh rambutnya yang tak terikat rapih atau sengaja diikat seperti itu.

Pria itu langsung melotot kala itu, ketika dia tau gadis yang didepannya ini. Dia sangat sangat Shock.

"Astaga ya tuhan" dia sedikit mengacak rambutnya frustasi

"Ngapa fer?" Tanya salah satu temannya.

Dia yang tak menghiraukan pertanyaan temannya lantas langsung saja berniat untuk membawa jessy ke UKS.

"Gue mau bawa gadis ini ke UKS dan kalian tolong antarkan buku buku itu ke ruang guru, dan jan lupa liat mata pelajaraan apa itu?" Perintahnya kesalah satu temannya.

"Oke fer lo atiati" ucap salah satu temannya

"Sip" jawabnya singkat karena dia sudah mulai membopong jessy didepannya ala bridal style

Dijalan, pria ini terus saja mengomel tak jelas. Entah apa manfaatnya, apakah dengan cara dia mengomel jessy akan sadar? Huff memang aneh pria ini

"Duh udah dua kali ini gue berurusan sama lo"

"Dan kalo misalkan lo tau? Gimana dong?"

"Yah elo sih pake acara lewat sisi lapangan, kan jadi kena"

"Eh tapi itu kan arah ke Ruang Guru ya hehe dan lo mau anterin buku ya?"

"Ya udah iya iya gue minta maaf dah, sekalian minta maafnya dua kali ama yang waktu kemaren"

"Yeh gak dijawab"

"Duh fer lo bego banget sih, ini cewek kan pingsan"

"Malah lo ajak ngobrol"

Begitulah cerocos pria itu, jessy tak kunjung sadar ketika dirinya sudah direbahkan ke ranjang UKS. Disitu ada petugas PMR yang akan keluar ruangan

My GirlFriend Is BeautifulTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang