Part 19

1.2K 96 2
                                        

sudah hampir 3 minggu tapi hasil dari perubahan Chanyeol sampai sekarang masih nol persen, dan Chanyeol yang juga menyadarinya pun bingung ada apa dengan tubuhnya yang menolak untuk membangunkan makhluk tersebut.

"pasti ada cara lain Chan" kata Yixing sambil menyemangati Chanyeol.

"hmm....aku tidak tau Hyung, seakan kehadiran makhluk itu tkdak menginginkan kebangkitan tersebut" keluh Chanyeol sambil mengacak rambutnya sendiri dengan kesal.

Yixing pun yang kebingungan langsung meminjam Buku copyan Book Of Pandora dari Minseok dan membukanya.

ia pun membacanya dengan cermat dan mendapati sesuatu yang membuatnya terkejut.

"Chan, kau tau kan jika membangkitkan makhluk tersebut. dirimu harus benar benar berjiwa murni?" kata Yixing sambil menatap Chanyeol yang memandangnya tengah kebingungan.

"iya Hyung, Min Hyung pun juga berkata seperti itu. jika ingin membangkitkan makhluk didalam tubuhku, aku harus benar benar murni..." kata Chanyeol sambil mengingat ucapan Minseok beberapa minggu lalu.

"Hyung tanya, apa ada dihatimu yang masih menganjal akan sesuatu misalnya ketakutanmu" kata Yixing yang menatapnya seolah penasaran.

Chanyeol yang mendengarnya pun lantas terdiam, ia pun langsung menundukkan kepalanya dan melihat tanah yang ditumbuhi rumput hijau dengan wajah abstraknya.

"apakah...itu mengganggu untuk membangkitkannya?" tanya Chanyeol dengan pelan.

Yixing pun lantas mengangguk dan menatap Chanyeol sekali lagi.

"apa yang membuatmu takut Chan?" tanya Yixing dengan perlahan.

"sebenarnya aku takut dengan apa yang akan terjadi, bahkan ini sudah minggu ketiga semenjak kejadian pengambilan buku tersebut...Hyung, kau tau...aku sebenarnya ingin sekali lari dari semua ini dan hidup tenang dengan anak anak ku tapi...memang sepertinya sejarah tidak bisa dihindari..." kekeh Chanyeol sambik menatap Yixing dengan senyum kecutnya.

Yixing yang mendengarnya lantas ingin membantah ucapan Chanyeol tapi langsung ia urungkan karena melihat siapa yang datang kearah mereka dan itu membuat Yixing langsung meninggalkan Chanyeol yang masih tidak menyadari kedatangan orang tersebut.

"Yeol..." gumam seseorang tersebut yang ternyata itu adalah Yifan dengan menatapnya dengan wajah datarnya.

Chanyeol yang mendengar suara Yifan langsung tersentak kaget dan memalingkan dirinya sambil menatap wajah Yifan.

"kamu melihatnya..." gumam Chanyeol dengan senyum sedihnya, terbongkar sudah dirinya yang selama ini pura pura bahagia dihadapan Yifan karena Chanyeol tidak menginginkan Yifan mencemaskan dirinya.

Chanyeol pun yang melihat tatapan dalam Yifan langsung menggigit bibirnya sendiri sampai bibirnya berdarah sendiri.

Yifan pun lantas langsung mendekatkan dirinya dan mengelus wajah Chanyeol dengan sayang sesekali menjilat celah bibir Chanyeol yang berdarah akibat ulahnya sendiri.

"jangan menyalahkan dirimu sendiri, kita tidak tau dengan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Yeol...bukankah kamu pernah bilang kepadaku bahwa takdir tidak bisa kita hindari bagaimanapun caranya dan satu satunya yang bisa kita lakukan adalah mengubah takdir tersebut dengan kebahagiaan" kata Yifan panjang lebar sambil menatap Chanyeol dengan senyuman nya.

Chanyeol yang mendengarnya lantas terdiam dan seketika cairan bening pun keluar dari kelopak matanya sambil memeluk Yifan dengan erat.

"sssttt, dari sekarang dan sampai seterusnya ada aku yang akan berada disampingmu. jangan pernah menangisi sesuatu yang tidak penting, berbagilah denganku jika hatimu tidak kuat untuk menyimpannya sendiri. karena kamu tau sendiri bahwa aku sangat dan sangat mencintaimu Wu Chanyeol" ucap Yifan yang langsung mengecup bibir Chanyeol dengan sayang dan lembut.

Reincarnated and RememberTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang