Nora POV
Setelah sebulan menikah, aku merasakan perasaan yang berbeda terhadap Jesse. Ia seorang suami yang sangat perhatian dan tulus terhadapku.
" Nora, apa kau tahu sesuatu?"
" Tahu tentang apa?"
" Kau seorang istri yang sangat baik dan tulus terhadapku. Aku sangat mencintaimu"
Aku merasa bersalah terhadap Jesse. Jika ia tahu yang sebenarnya, pasti ia sangat membenciku.
" Jesse, aku ingin pergi sebentar"
" Kau mau kemana?"
" Aku ingin bertemu dengan teman lama ku"
" Apakah kau mau aku antar?"
" Tidak usah, aku bisa berangkat sendiri"
" Baiklah, hati - hati di jalan"
Aku bertemu Justin di apartemen kami. Sudah lama kami tidak bertemu dan membuatnya sangat merindukanku.
" Kau kemana saja? Aku sangat merindukan mu"
" Maafkan aku, saat ini aku sedang sibuk mengatur siasat agar Jesse mau menyerahkan seluruh kekayaannya kepada ku"
"Aku punya ide yang sangat bagus!"
"Ide apa?"
" Bagaimana jika kita merancang agar Jesse seolah - olah mengalami kecelakaan dan ia tewas. Lalu kita bisa menguasai seluruh hartanya"
" Aku tidak setuju dengan ide mu!"
" Kenapa kau tidak setuju?! Apakah kau mencintainya?!"
Aku hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Justin. Aku pergi meninggalkannya dan tidak menghiraukannya saat ia memanggilku.
Rasanya aku tidak rela jika Jesse di sakiti oleh Justin. Jesse seorang pria baik dan aku tidak ingin ia kehilangan nyawa karena ulah Justin.
Aku mulai memikirkan cara agar Justin tidak menyakiti Jesse. Aku tidak ingin Jesse tersakiti karena perbuatan kami.
Tiba - tiba ponsel ku berbunyi dan aku langsung mengangkatnya.
" Halo"
" Nora, kau ada dimana?"
" Aku dalam perjalanan pulang. Ada apa Jesse?"
" Nora....cepatlah kau pulang...aku membutuhkanmu..."
Tiba - tiba telfon terputus dan aku melajukan mobilku. Aku sangat khawatir dengan Jesse. Suaranya seperti orang yang kesakitan.
Tidak beberapa lama aku tiba di rumah. Aku sangat terkejut melihat Jesse yang berlumuran darah.
" Jesse! Apa yang terjadi denganmu? Siapa yang tega menyakitimu?!"
" Aku tidak tahu, tolong bawa aku ke rumah sakit"
Aku memapah tubuh Jesse dan membawanya masuk ke dalam mobil. Lalu aku membawanya ke rumah sakit.
Setelah tiba di rumah sakit, dokter dan perawat membawa Jesse ke ruang operasi. Aku sangat panik memikirkan kondisi Jesse.
Aku curiga jika orang yang melukai Jesse adalah orang suruhan Justin. Aku tidak menyangka jika Justin sejahat ini kepada Jesse.
Aku mencoba menghubungi Justin tetapi ponselnya tidak aktif. Aku sangat murka terhadapnya karena menyakiti Jesse.
***
Justin POV
Aku sangat puas karena Jesse terluka dan aku berharap ia kehilangan nyawanya sehingga aku bisa mendapatkan Nora dan menguasai seluruh harta Jesse Saunders.
Saat aku membuka ponsel, banyak pesan masuk dari Nora. Aku langsung menghubunginya
" Nora"
" Akhirnya kau menghubungiku. Dimana kau sekarang?"
" Aku sedang berada di apartemen. Kenapa suaramu seperti itu?"
" Kenapa kau tega menyakiti Jesse?!"
Aku tidak terkejut ketika Nora mengetahui aku yang menyakiti Justin.
" Aku rasa itu hanya peringatan untukmu agar kau tidak macam - macam denganku!"
" Kau sangat kejam! Aku tidak menyangka kau akan berbuat sejauh ini!"
" Tentu saja aku akan melakukan apapun yang aku sukai. Jadi kau harus tunduk kepadaku!"
Tiba - tiba Nora memutuskan telfon dan membuatku sangat kesal. Ia terdengar sangat marah saat mengetahui aku yang menyakiti Jesse.
Sampai kapanpun aku tidak akan membiarkan Nora di rebut oleh pria lain termasuk Jesse Saunders

KAMU SEDANG MEMBACA
Still Holding On
RomanceNora Sinclair seorang wanita licik yang penuh tipu daya. Ia bersama kekasihnya, Justin Marshall berencana untuk mendapatkan harta kekayaan seorang miliarder bernama Jesse Saunders. Justin menyuruh Nora untuk merayu Jesse hingga Jesse mau menikahiny...