Kisah seorang Choi Yuna yang berusaha untuk bertahan dan membuat Jeon Jungkook agar mencintainya...
" Aku ingin kan mencintaiku sama seperti kau mencintainya " ~ Yuna
" Tapi cintaku hanya untuknya dan aku MEMBENCIMU " ~ Jungkook
" Kau takkan pernah...
"Pulanglah ke Rumah....sepupumu datang sayang...beri ucapan selamat datang padanya,lalu setelah itu baru kau kembali lagi dengan Yuna."pesan seseorang.
Saat kulihat,ternyata eomma-ku yang memberiku pesan...akupun segera membalasnya.
"Nugu...eomma??"tanyaku.
"Jeon Yein....anak adik appa-mu....ia datang bersama temannya Myoui Mina...kau tau kan? teman Yein"balas eomma.
"Ne eomma..aku akan kesana..."jawabku.
Akupun segera membawa kunci mobilku beserta jas milikku.Saat sampai di parkiran aku bertemu dengan salah seorang karyawanku..
"Jihyo-shi bisa kau bilang pada atasanmu bahwa aku pergi untuk pulang ke rumah?"tanyaku padanya.
"Ya pak...saya akan memberitahu Pak Yugyeom.."ucapnya lalu membungkukkan badannya 90 derajat.Lalu aku segera menuju rumahku.
Tiba tiba ada yang menelponku di jalan..saat ku lihat ternyata Jinsol.Akupun langsung mengangkatnya.
"Mina itu menyukaimu oppa...kau hati hati yah.."jawab adikku.
"Ne adikku tersayang...sudah yah oppa sedang menyetir sekarang."ucapku.
"Ne oppa"jawabnya dan aku langsung memutuskan panggilan tersebut.
Jungkook pov end
Yuna pov
"Jinsol,bisa kau tanya dimana Jungkook oppa??"tanyaku pada Jinsol.
"Ne eonni."balasnya.
Setelah itu ia menelpon Jungkook dan setelah selesai ia datang padaku dan tersenyum.
"Malam ini Jungkook oppa tak akan ada disini karena sepupuku datang."ucap Jinsol membuatku sedikit menyesal.
"Eoh ya sudah sebaiknya kau tidur beersama yang lainnya yah"ucapku.
Karena merasa bosan....aku pun memutuskan untuk pergi keluar sambil membawa alat infusku menuju ke taman Rumah Sakit.
Namun tiba tiba saat diperjalanan aku merasa sangat sedih hingga akhirnya aku meneteskan air mata.Kulihat bintang bintang yang bersinar namun hanya ada satu bintang yang paling bersinar.Namun lama kelamaan bintang itupun seperti lenyap.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.