"Kenapa kau terus melihatku?"
"Tidak apa-apa. Sudah lama aku tidak melihatmu seperti ini."
"Kau tahu, tae? Aku belum benar-benar bisa memaafkanmu."
"Baiklah. Jadi, apa yang harus tae-tae lakukan supaya chim-chim mau memaafkan-"
"Tidak. Jimin tidak akan memaafkanmu."
"Jungkook?"
"Kau mengatakannya padaku hampir setiap malam saat kau hamil jennie, bahkan sampai dia sebesar sekarang pun."
"Jung-"
"Pikirkan ini, jimin. Dia sudah membuatmu menderita. Dia sibuk menyanyi dan menari ketika kau sedih selama ini. Dia tidak ada untukmu saat kau benar-benar membutuhkannya. Lagipula kau sudah janji padaku, kau akan menikah denganku. Begini kau akan membalas semua kebaikanku padamu?"
Jungkook benar, harusnya jimin tahu diri. Selama taehyung mencampakkannya, dialah yang selalu ada disampingnya untuk membesarkan jennie. Dan janji itu...
"Tapi, jungkook. Kurasa akan lebih baik jika kutanya jennie lebih dulu. Dia pasti ingin bersama ayah-"
"Jangan jadikan anakmu sebagai alasan."
"Jeon jungkook!! Kau-"
Belum sempat yoongi bicara, seorang perawat datang dan mengatakan kalau jennie sudah boleh ditemui.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Jennie sayang, ini-"
"Pergi!! Aku tidak mau melihat V lagi!!!"
"Jennie, tapi bukankah kau-"
"Aku mengerti sekarang, bu. Maafkan aku... Huks... Huks... Aku tidak akan pergi menemui V lagi."
"Tapi, jennie-"
Taehyung belum sempat menyelesaikan perkataannya karena jennie menyela.
"Bu, tolong suruh dia keluar."
"Tapi..."
Sungguh, jimin tahu kalau taehyung tidak senang menerima perlakuan seperti ini dari jennie.
"Tidak apa-apa, jimin. Dia baru saja sadar, aku bisa tunggu di luar."
Kata taehyung, mengerti kalau jimin sedang berusaha untuk menjaga perasaannya.
"Bu, ayo pulang. Aku tidak akan meminta apapun, aku janji. Maafkan aku, ayo pulang dan hidup bersama dengan paman jungkook."
Seperti tersambar petir di siang bolong, permintaan jennie membuat jimin kehilangan kata-katanya.
"Tapi, jennie. Ibu dan ayahmu... V, kami-"
"Tidak. Ayahku jungkook. V bukan ayahku!!"
"J-j-jenie.. Tapi-"
"Aku akan bunuh diri kalau ibu tidak menikah dengan paman jungkook."
"Kau ini kenapa?"
Suara jimin bergetar. Kenapa disaat dia memiliki kesempatan untuk kembali pada taehyung, tapi anaknya malah bersikap seperti itu.
"Ibu sayang padaku kan? Ibu akan melakukan apapun yang kumau, iya kan?"
"Tapi, kenapa? Ayahmu... Dia.. Dia bilang-"
"Ibu janji padaku, ibu akan memenuhi permintaanku. Kumohon, menikahlah dengan paman jungkook."
"Tapi, jennie. Ibu dan ayahmu sudah berbaikan."
![[End] Mencari Ibu](https://img.wattpad.com/cover/137626588-64-k697243.jpg)