Ch 10 (End) - Menemukan Ibu

3.6K 383 28
                                        

Bugggghhhhhh

"Oopss maaf ya, kanna. Habisnya kau lari-lari. Jadi tidak sengaja kusandung kakimu. "

Gadis bernama Kanna Hashimoto itu bangun, lalu menepuk-nepuk seragam sekolahnya.

"Kenapa kalian terus melakukan ini padaku?"

"Karena kami ingin kau keluar dari kelas seni."

"Oh, jadi hanya karena kalian iri padaku?"

"Brengsek! Orang ini benar-benar harus diberi pelajaran!!"

Ya, kanna memang tidak seperti jennie. Anak jimin yang satu ini sangat mewarisi keberanian ayahnya.

"Pengecut, beraninya keroyokan."

Kanna tahu ini tidak akan selesai cepat, dan akhir dari perkelahian ini juga sejatinya tidak pernah berubah. Kalaupun begitu, dia tidak akan menyerah begitu saja barang sekali pun.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Sudah tahu kau selalu kalah kenapa malah melawan? Bodoh!"

"Biar saja."

"Mukamu lebam begitu kau bilang biar saja?? Hari ini kau akan pergi untuk audisi, taruh dimana otakmu itu hah?!"

"Aku audisi untuk jadi penyanyi, bukan untuk jadi model sabun."

"Sabun kepalamu! Pergi cuci mukamu, biar nenek pakaikan riasan supaya lukanya tidak kelihatan."

"Sudah tahu bisa diakali, kenapa malah terus mengomel tidak jelas."

"Yahhh!!!"

Kanna berlari, sebelum yoongi dapat memarahinya lagi.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Ayah, besok aku akan pergi ke korea. Aku ingin bertemu ibu."

"Ya, boleh lah boleh."

"Oke, doakan semoga ibu bisa menerima kehadiranku."

"Memangnya kau tahu siapa ibumu?"

"Aku tahu. Dia adalah orang yang ayah cintai dengan sepenuh hati."

"Ingat, kanna. Dia bukan ibumu, ini adalah perjanjiannya."

"Baiklah. Dia bukan ibuku, aku mengerti."

Kanna berhenti bermain peran di depan pusara ayahnya.

"Yah.. Ibu itu seperti apa? Dimana dia sekarang? Apa dia tidak merindukanku seperti aku merindukannya?"

Kanna menangis, begitupun hoseok dan yoongi yang bersembunyi dibalik pohon.

"Hoseok, haruskah kita beritahu tentang jimin padanya?"

"Tidak, yoongi. Kita sudah setuju untuk membiarkan jimin tidak tahu kalau dia memiliki kanna, begitupun sebaliknya."

"Tapi kau juga tahu kalau kanna yakin ibunya masih ada."

"Yoon.."

"Hoseok, kasihan kanna.. Ini kan sudah 13 tahun.. Taehyung juga kan sudah tidak setenar dulu."

"Yoongi, tetap saja ini akan menjadi berita yang-"

"Apa? Berita apa?"

"Astaga kanna!!"

[End] Mencari IbuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang