21. Ubah

3.4K 305 21
                                        

Aya cuma bisa natap Wendy yang terbaring lemas tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit dengan tatapan penuh keheranan. "Kok elu bisa nyelametin gue ya?" Gumam Aya.

Sreeet~

Seseorang ngebuka pintu,

"Aya!"

Jimin langsung lari peluk Aya. "M.. Mas Jim-" Gumam Aya. "Maafin aku!  Aku gak bisa jaga kamu!  Aku gak bisa lindungin kamu sepenuhnya!  Maafin aku!" Kata Jimin sambil sesenggukan. "Eh? Jangan nangis mas. Aduh, ini bukan salah Mas Jimin kok. Ini salah gue yang kurang hati-hati. Tenang aja. Lagian gue nggak apa-apa kok." Kata Aya sambil ngedorong Jimin pelan habis itu ngelap airmata Jimin.

"Aya!" Teriak Nami sambil ngedeketin Aya habis itu langsung dipeluk. "Syukur dah elu gak apa-apa. Maafin gue ya? Gara-gara Hp gue ilang, elu dalam bahaya, Ya. Maafin gue karena udah ceroboh. Gue terima kasih banget sama Wendy. Kalo gak ada Wendy, gak tau dah keadaan elo gimana." Kata Nami. "Iya iya gak apa-apa. Tapi, gue jadi kasian sama Wendy. Dia yang kena imbasnya. Gue harap dia bisa sadar secepatnya." Kata Aya.

Sreeet~

Ada yang ngebuka pintu lagi. Dan ternyata Yoongi. "Aya? Syukurlah elo gak apa-apa. Gue kira elo yang dibawa pake ambulan. Gue udah kaget." Kata Yoongi sambil menghela nafas lega. "Eh Mas Yoongi. Gue nggak apa-apa kok." Kata Aya sambil senyum.

BRAAAAK!!!

"Wendyyyyy!!!!!" Teriak Joy sambil ngebuka pintu kasar. Dia ngedeketin Wendy habis itu megang tangan Wendy. "Wendy! Elo denger gue kan? Wendy? Ini gue Joy. Plisss, bangun Wen. Pliss!" Kata Joy sambil nangis kejer.

Yoongi, Nami, sama Jimin langsung menatap aneh kearah Joy. "J... Joy?" Gumam Nami. "Gatau. Kita tanya aja langsung." Gumam Yoongi yang peka dengan pertanyaan Nami. "Weh gila peka banget nih orang." Batin Nami.

"Eh cabe." Panggil Yoongi.

DEG!

Nami, Jimim, dan Aya langsung tertegun. "Elo kan yang bikin si Aya celaka?" Tanya Yoongi sambil ngedeketin Joy pelan. Joy diem sejenak kemudian natap tajam ke Yoongi. "Kenapa elo bisa berkesimpulan seperti itu?" Tanya Joy sambil senyum kecut.

"Logikanya sih gini, kalo Wendy tau Aya bakal didorong dari atap, otomatis ini rencana elo karena bisa dilihat kan kalian adalah sahabat yang deket banget. Wendy pasti tau rencana elo. Makanya, dia inisiatif untuk nyelametin si Aya." Kata Yoongi sambil natap tajam Joy.  Joy cuma natap Yoongi. "Atau.."

"elo adalah seorang pengkhianat dan akhirnya elo memilih untuk ngebunuh keduanya?" Tanya Yoongi.

DEG!

"Maksud lo, bang?" Tanya Jimin. "Oh.. elo gak tau kalo Wendy juga suka sama elo?" Kata Yoongi. "Whaat?!" Kata Jimin.

"CUKUP!" Teriak Joy.

"Gausah sotoy ya Mas?" Kata Joy sambil miringin kepalanya. "Sebenci-bencinya gue sama Aya, gue gabakal sampe ngebunuh dia juga kali. Apalagi sampe ngebunuh sahabat dari kecil gue. Gue bukan bucin alay kayak gitu. Gue gak bakal ngorbanin sahabat gue cuma karena seorang pria yang gue cintai. Dan juga, gue udah capek ngejar Mas Jimin yang gak mungkin bisa gue miliki. Bahkan Wendy yang nyuruh gue untuk move on dari Mas Jimin. Karena semua yang gue lakuin udah sangat useless dan cuma nyakitin gue." Kata Joy.

"Maka dari itu.." Joy jalan ngedeketin Aya.

"GUE MINTA MAAF." Kata Joy dengan mata yang berkaca-kaca di hadapan Aya. Aya tertegun. "Gue muak, gue capek, gue gak guna. Gue berhenti! Gue berhenti untuk ngejahatin elo. Gue gak ingin sahabat gue jadi korban lagi kayak gini. Gue gak mau bernasib buruk lagi. Gue berhenti gangguin lo. Elo boleh benci sama gue. Tapi pliss maafin gue. Gue salah. Karena iya gue emang jealous. Dan gue sadar gue udah nyakitin elo. Gue.. Gue minta maaf." Kata Joy yang suaranya makin pelan dan kepalanya makin merunduk. Kemudian, meneteslah airmatanya.

Salah Pegang [Park Jimin] [COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang