Berjuang sendiri
Senyummu mengalihkan duniaku
Membuat semua seakan semu
Dan hanya kau yang kurindu
Tak kenal tempat tak kenal waktuSadar akan semua kegilaan
Yang sedang aku rasakan
Aku bahkan tak pernah bosan
Mengagumi seluruh ciptaan tuhanHati ini terasa bagitu sepi
Bagai gudang tak berpenghuni
Ketika engkau tak muncul sehari
Mungkin aku akan segera matiSemua sudah aku perbuat
Dari yang halus sampai yang nekat
Untuk membuatmu semakin mendekat
Namun kau tak pernah ku dapatPerih hati ini
Ketika kau melenggang pergi
Dengan seluruh rasa benci
Yang engkau pendam di dalam hatiAku mencintaimu sepenuh hati
Tapi kau membenci ku tiada henti
Dan engkau memberi aku perih di hati
Setelah itu pergi bagai seorang banciKini aku segera bangun
Dari semua hal yang seakan mengurung
Mengurung ku dalam kurung
Kurung yang penuh murung.

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Ujung Pena
PuisiHanya mencoba menulis kumpulan kata kata di tempat yang berbeda. jika biasanya hitam di atas putih, kini tak jauh berbeda hanya saja... di sini aku mengetik bukan menulis...