Episode 61 : Perfect Nightmare!

102 18 11
                                        

Author Note: Episode lepas, Carol dapati banyak Feedback dari anda semua. Dan yang lebih mengejutkan, ada yg minta Carol translate The TUX into english! (😱WHAT?!)
Yay....!🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉 Carol Happy kerana tidak menyangka andai the TUX diminati hingga ke tahap yang membanggakan!
BRAVO👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏
Ini semua atas berkat dari readers yang terus menyokong The TUX's (Where the sparks begin & My perfect Nightmare! )
Terima kasih sekali lagi😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
I WILL ALWAYS LOVE YOU ALL! THANK YOU!💚❤💜💙💛💗💋💋💋💋💋💋

As always...,

- Please Vote.
- Leave me your Comments.
- And live in your Fantasies!

~be one of a kind~ Oh_Carol.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
.
.
.

3rd Person POV.
••••••••••••
.
.

Wajah Wayo memucat! Benarkah apa yang didengari nya sesaat lalu?! Sial! Ini benar-benar gila!
Dan dengan terkocoh-kocoh, dia memutar volume speaker hingga yang terlihat hanyalah bayang-bayang Phana yang terus menjerit!
Biarkan! Walaupun musik lagu cukup memekakkan telinga, namun sekurang-kurang dia tidak tahu ancaman seterusnya dari Phana. Begitu kan lebih baik?!

"BABY!"

Wayo tetap fokus pada jalan dihadapan.

Keimanan nya terguris dan dicabar untuk kesekian kalinya. Wayo harus disedarkan!

Dan kali ini, dengan sekali tarik nafas, lelaki tinggi itu menjerit kuat,

"WAAAAYOOOO...........!!!"

Okay, yang ini dia dengar! Sumpah! Itu terlalu nyaring untuk dia terus berpura-pura! Tetapi memilih menolehkan kepala bukanlah idea yang tepat.

'Jangan salahkan aku sayang' ucap naluri Phana sebelum dia bertindak memecut, memotong lebih awal dihadapan sebelum berhenti secara mengejut!

'DRITTTT....!'

Sampai berdecit bunyi tayar Range Rover merah itu ketika dipotong oleh Ferrari F60 America dengan lagak merbahaya!

Mata Wayo terbuntang luas?!

'Nasib baik aku sempat menekan brek,' ucapnya syukur. Dengan tubuh mematung, serta genggaman kuat kedua di kedua belah stereng, Wayo terus menunggu reaksi lelaki super tampan itu seterusnya.
Didalam otak naif nya cuma satu, dan itu pasti dia lakukan sekejap lagi!

Pintu kereta sport dibuka! Dan kaki kiri yang pertama menapak keluar. Dengan gaya gangster, Phana melangkah teguh menuju kearah kereta malaikat kecil itu. Dan Wayo terus menunggu sambil mengira waktu yang tepat!

' Jangan salahkan aku, Phi!' Fikirnya penuh berdebar.
.
.

"Satu.........,"

"Dua.........,"

".............Tiga! PECUT...!!!"

Dia memotong kelibat tinggi itu yang ternyata terkesima sebelum memecut laju membelah jalan sunyi sebelum membelokkan kereta nya ke jalan raya besar, menuju pusat kota Bangkok!

Phana yang berasa geram dipermainkan, mengetap bibir sebelum melompat masuk kedalam keretanya yang sengaja dibiarkan hidup sejak tadi.

Sambil memandu laju, tangan nya mencapai smartphone lalu mencari nombor seseorang!

"Officer Thruy?"

"Boleh anda hantarkan polis peronda ke kota Bangkok?"

"........Ya, ya! Saya perlukan yang terlatih! Tolong saya kecam dimana keberadaan kereta berjenis Range Rover merah dengan nombor plat 002. Secepat mungkin, ya?"

THE TUX - Book 2Stories to obsess over. Discover now