"kau masih menyukainya kan?apa aku salah?"tanya pria yang kini sedang bersama jennie dan menatap mata jennie penuh lekat
Jennie terkejut dan membulatkan matanya mendengar pertanyaan sangat masuk akal yang diberikan pria itu
Jennie memang masih menyimpan perasaan pada Taehyung,tapi ia juga merasa bahwa perasaannya tak lagi sama seperti dulu.
Sebenarnya jimin bisa melihat bahwa jennie masih memiliki perasaan terhadap Taehyung,gadis yang kini duduk depannya ini kurang baik dalam menutupi perasaanya,namun bagaimana bisa tidak ada 1 orangpun yang membantu mereka berdua atau yang biasa disebut 'mak comblang'
"Apa urusanmu menanyakan itu?"jawab jennie tegas dan masih dalam mode cool
"Tidak ada hanya bertanya,kalau begitu aku pergi"ucap jimin dan bangun dari duduknya menuju arah ruangan mereka
Jennie?kini ia masih melamun menatap kemacetan jalanan diseoul
"Kenapa kau sebodoh itu jennie"cicitnya pada dirinya sendiri,ia kembali mengingat hal yang baru saja terjadi
Flashback
"Irene?"Ucap Taehyung
"Ouh hay Tae lama tidak berjumpa"sapanya ramah
"Omo hay Jungkook"sapa irene lagi
Dan ia menatap ke arah Jennie
"Wahh ada Jennie juga disini,hay jennie"sapanya dengan nada riang,namun terdengar seperti mengejek di telinga jennie
"Dan kau hay Jimin lama tak bertemu"ucapnya lagi kepada Jimin
"Ada perlu apa kau kesini?"tanya Jungkook,terdengar nadanya yang sedikit jutek
"Tidak ada,hanya mengantar temanku bekerja,dan katanya direktur disini kudengar kau Taehyung,jadi aku sekalian kesini untuk melepas kerinduanku"ucapnya menjelaskan
"Apa kau tidak sibuk?kau kan artis yang kini sedang naik daun,apa kau tidak merasa lelah?"tanya jennie malas padanya
"Tidak,justru aku senang karna aku malah semakin semangat,apalagi melihat wajah Taehyung yang rupawan"ucapnya dengan nada angkuh,jennie yakin bahwa perempuan yang ada di depannya ini sedang memanas manasi dirinnya
"Ouh"balas jennie
"Anehh"ucap Jimin membuka suara
"Hah?apa yang aneh?"tanya irene dengan tampang heran
"Kau"jawab jimin singkat
"Aku?"tanya irene menunjuk dirinya sendiri
Dan dibalas anggukan oleh jimin
"Apa yang aneh?riasanku kah?"tanya irene dan mengambil kaca yang ada di dalam tasnya
"Bukan riasanmu,tapi kau bicara seolah-olah kau ingin terlihat menang dan terbaik dihadapan jennie"ucap Jimin menjelaskan
"Apa maksudmu?"tanya Irene
"Bodoh!kau seperti sedang memanas manasi jennie,dan membuat nyali jennie menciut"ucap jimin dan menampilkan smirk andalan milikny
"Ahh tidak lebih tepatnya memojokan Jennie"sambung jimin
"Yak,kenapa kau berfikiran seperti itu?"tanya irene
"Tidak tau,naluri ku berkata begitu"jawab jimin santai
"Yakk sudah jangan bertengkar disini"jawab Taehyung melerai perdebatan mereka berdua,sedangkan Jungkook ia mencerna semua ucapan Jimin
Jimin dan Irene memang tak pernah akrab dari dulu,oleh karna itu ia tak menyambut baik kedatangan Irene
"Irene lansung keintinya saja,ada perlu apa kau kesini?"tanya Taehyung
"Sudah kubilang mengantarkan temanku dan kebetulan aku tau kau direktur disini aku jadi berkunjung kesini"jawab Irene tanpa ada nada keraguan sedikitpun
"Tapi anehh bagaimana kau tau ruanganku disini?"tanya Taehyung lagi
"Tadi aku bertanya pada temanku siapa nama direkturnya,dan dia menjawab Kim Taehyung aku memuruskan untuk memastikan itu kau apa bukan dengan bertanya ke resepsionis,awalnya aku tidak bisa kesini tapi begitu aku beri tanda tangan dan kuajak berfoto,ia mempersilahkanku dan memberi tahu ruangan ini"jawab irene menjelaskan
"Kau sudah melakukan kesalahan"jennie membuka suara dan menatap lekat ke arah Irene
"Irene yang ku kenal dahulu adalah orang yang lugu,baik,pemalu dan jujur,apakah dunia entertainment mengubah dirimu?"tanya jennie
"Apa maksudmu?aku melakukan kesalahan? Kesalahan apa?aku berubah?dari sisi mana?"Tanya irene bertubi-tubi
"Kau telah melakukan suap secara kasat mata,berubah kau telah berbuat kesalahan"jawab jennie
"Suap?"
"Ternyata kau lebih bodoh dariku ya irene,kau bilang receptionist itu tidak memperbolehkan kau untuk kesini,tapi kau memanfaatkan dirimu yang seorang artis,dengan cara memberinya tanda tanganmu dan berforo bersamanya"bukan Jennie melainkan Jimin
"Yakk kau selalu saja ikut campur pembicaraan orang lain"protes irene
"Tapi yang jimin bilang benar"ucap jennie membela jimin
"Lihat?jennie saja membelaku"ucap jimin bangga
"Kau!"
"Kenapa?"
"Tae lihat,jimin yang pendek membuatku tak nyaman"adunya pada Taehyung ia memeluk lengan Taehyung dan memanyunkan bibirnya agar siapapun yang melihatnya merasa luluh dan gemash
"Manja sekali" batin Jennie
"Yak jennie,jimin bisa kah kalian tidak membuat keributan?"bentak Taehyung yang sontak membuat orang-orang yang berada di dalam ruangan kaget
Sedangkan irene tersenyum atas kemenangannya kali ini yang tidak disadari siapapun
"Jika kalian masih ingin bertengkar silahkan keluar dari ruanganku"sambung Taehyung
---diam tidak ada suara setelah Taehyung mengucapkan hal itu
"Baik,aku akan keluar"ucap jennie,ia membopong berkas-berkas dan laptop miliknya
"Jangan lupa besok pindahkan sekalian mejaku,ahh tidak sekarangpun bisa"ucap jennie ketus
"Jennie tunggu"jika kalian berharap Taehyung yang mengucapkan itu kalian salah besar dan menghalu,yang mengucapkan itu adalah Jungkook
"Baiklah aku juga akan keluar"dan jika kalian menebak ini Jungkook kalian salah lagi,ini adalah jimin
"Heyy kalian mau kemana?"tanya Jungkook
Ia langsung meraih tas kerjanya dan berjalan keluar,dan yang tersisa disini hanyalah Taehyung dan Irene
Hayy semuaa aku back,tapi dikit yak? Iya emang dikit,tapi besok atau nanti malem aku up
To be continued
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Scenario
FanfictionJennie,seorang gadis yang sedang berjuang mencari pekerjaan walau hidup di keluarga mampu bukan berarti jennie harus bersantai,bagi gadis itu lebih baik mencari pekerjaan sebagai pengisi waktu kosongnya namun siapa sangka ia bertemu dengan seorang d...
