Selamat bermalam minggu ria 🤗
Bisa vote dulu, karna part ini lumayan panjang hehe 🙃
👑👑👑
Undakan anak tangga dituruninya secara pelan. Takut terjatuh lalu terguling-guling dan akhirnya menghancurkan riasannya malam ini.
Sedari tadi senyuman manisnya tidak bisa ditahan, ia benar-benar sangat bahagia dan tidak menyangka, sahabat sejak kecilnya itu memberikan hadiah yang sangat istimewa.
Dengan penuh hati-hati, Charisa berjalan menuju ruang tengah. Teringat akan siapa yang menjemputnya nanti. Ia pun mengambil HPnya, seingatnya dari tadi belum ada balasan dari Deven. Terbaca pun tidak.
Ia baru menyalakan layar, terdapat satu pesan masuk.
Bukan aku, Cha. Dia sudah menunggu kamu di depan. Maaf, aku berhutang cerita kali ini. Di pesta nanti akan ku ceritakan.
Senyum Charisa langsung luruh. Ia benar-benar tidak menyangka kalau semua pemberian yang dikenakannya ini bukan dari Deven. Lantas, dari siapa?
Tidak perlu menunda waktu, gadis dengan riasan make up soft itu bergegas keluar dengan mengabaikan semua sapaan para pelayan di rumahnya.
Tubuhnya mematung di tempat. Sebuah mobil limosin berwarna hitam mengkilap dengan ukuran panjang terparkir langsung dari depan pintu utama rumahnya.
"Nggak mungkin," gumamnya pelan,
Matanya mengarah pada bagian depan mobil, sudah tidak diragukan lagi. Mobil dihadapannya ini adalah mobil kerajaan lanzwirs karna ada lambang kerajaan yang terpatri di depannya.
Langsung masuk ke mobil saja, orangnya sudah lama menunggu.
Sebuah pesan masuk lagi, dari pengirim yang sama dengan pesan sebelumnya.
"Kalau bukan Deven, terus siapa?" tanya Charisa dibenaknya,
Dengan ragu, Charisa berjalan menuju pintu belakang mobil yang lumayan jauh ke belakang karena panjang mobil limosin tersebut. Sampai di hadapan pintu, ia menguatkan hatinya untuk membuka pintu itu lalu masuk ke dalam. Berdoa siapapun yang ada di dalam mobil itu adalah orang yang dikenalnya.
"Pangeran Clinton?!"
👑👑👑
Posisi kursi di dalam mobil berhadap-hadapan. Charisa melipir ke pinggir bagian kursi. Tolong ingatkan selalu di kepalanya untuk tidak bertingkah laku super norak.
Karena kenyataannya keadaan di dalam mobil sungguh tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Jarak antara kursi belakang dengan supir lumayan jauh, dibatasi oleh ruangan yang tertutup dari balik kursi pangeran Clinton. Charisa beberapa kali curi-curi pandang untuk melihat-lihat fasilitas yang ada di dalam mobil kerajaan Lanzwirs ini.
"Maaf, aku nggak tau gaun yang pas untuk seorang gadis seumuranmu kayak gimana." ucap Clinton tiba-tiba,
Abaikan wajah cengo Charisa yang tak percaya diajak duluan bicara, karna memang ia benar-benar kaget di saat keheningan yang terjadi di dalam mobil, pangeran tampan itu mengajaknya bicara. Ulangi lagi, pangeran Clinton yang mengajaknya duluan bicara.
KAMU SEDANG MEMBACA
IRREPLACEABLE (Completed √)
FantasyTragedi terjadi. Ia keturunan yang tersisa. Dan bersamanya lah ia mampu melewatinya. Namun apa yang terjadi kalau dia mengenal seseorang yang baru hadir di antara mereka. Bukan tidak mungkin, dia akan meninggalkannya. Tentang dia, yang selalu menj...
