Hiii. Serem banget ya judulnya! K e c e l a k a a n. Otak-otak cerdas mulai berpikir. 🤔🤔
Masih di hari yang sama saat pulang sekolah,Hayat didatangi seorang pria berjaket hitam.
"Permisi bu. Kau tahu dimana ruangan nona Birtanem?"
"Ya. Aku tahu. Tapi ada apa ya?"
"Begini, aku produser rekaman lagu album nona Birtanem. Dan dia belum melunasi biaya perekaman lagunya."
"Benarkah? Kupikir kau yang merekrut dia karena suaranya bagus"
"Tidak,tidak. Suaranya itu sangat sumbang ketika bernyanyi. Aku sampai berjam-jam mengedit suaranya agar terdengar merdu seperti di album. Tapi sebenarnya, suaranya itu sangat kacau" rengut pak produser.
"Oh, jadi mereka mematok harga 50 Lira hanya untuk suara jelek yang diedit?" Gumam Hayat.
"Kau mengatakan sesuatu bu?"
"Ah,tidak. Tapi, bisakah aku mendapatkan rekaman aslinya?"
"Maaf. Tapi kami selaku tim produser lagu tidak bisa memberikannya"
"Tidak masalah. Aku mengerti"
"Kalau begitu, aku permisi dulu" pria itu pergi.
"Serius mau melakukan ini? Koray itu mantan teman kita" ujar Locko di parkiran mobil.
"Mantan teman kita" ulang Bariyer."jadi ayo lakukan"
"Tapi,, Gözde bagaimana?" Tanya Zeynep.
"Aku kenapa?" Gözde datang.
"Begini Gözde, kami mau balas dendam pada Koray dan teman-temannya dengan mengempiskan ban mobil mereka. Apakah kau setuju?" Tanya Aragaz.
"Kenapa tidak?" Gözde mendelik.
"Horeee!" Pekik mereka.
"Ssshhttt" Emoji menempelkan telunjuknya di bibirnya. "Ayo cepat lakukan. Nanti mereka keburu datang!"
"Burak, Sevda kemarilah!" Seru Onur begitu melihat mereka keluar dari gedung sekolah.
"Ada apa Onur?" Tanya Sevda heran. "Apa yang mau kalian lakukan pada mobil-mobil mewah itu?" Tanyanya.
"Dan milik siapa mobil2 itu" tambah Burak. Onur lalu menceritakan rencana mereka.
"Setelah ini kami juga akan naik kapal pesiar. Kalian mau ikut?"
Tanya Zeynep.
"Maaf, tapi kami.."
"Ayolah Sevda. Kalian berdua kan teman kami sekarang. Jangan menolaknya. Ya?"
"Baiklah. Aku sih setuju saja. Kalau kau Sevda?" Tanya Burak.
"Aku juga" Sevda tersenyum lalu Zeynep memeluknya.
"Sudah selesai!" Desis Locko sambil mengacungkan jempolnya.
"Bagus, ayo kita pergi"
"Gözde, ayo kita pulang sayang" Hayat menghampiri Gözde.
"Ayo kak" sambutnya.
"Eh, tunggu bu Hayat. Bisakah kami semua pergi dengan Gözde?" Cegah Emoji.
"Pergi kemana?"
"Naik kapal pesiar. Ayolah bu"
"Tapi.."
"Kakak, aku akan menjaga diriku dengan baik. Lagipula semua teman-temanku juga ikut. Ya?" Gözde ikut memohon-mohon
"Baiklah. Tapi jangan lama-lama kau mengerti? Ini uang untuk berjaga-jaga. Tapi jangan dihabiskan?"
"Iya kakak"
"Terima kasih bu Hayat! Ayo Gözde" mereka berjalan dengan riang menyusul yang lainnya yang sudah pergi duluan.
"Hah, anak-anak ini" Hayat cuma geleng-geleng kepala dan pergi.
"Ya ampun! Siapa yang berani melakukan semua ini?!" Seru Tarhan melihat kondisi ban mobilnya. Asya mengangguk.
"Mobilku juga sama. Ini pasti ada yang mengerjai kita"
"Dan mobilku juga. Siapa lagi kalau bukan ulah anak-anak stres itu" pikiran Koray langsung tertuju kepada Burak.
"Kita lihat pembalasanku nanti. Ayo!" Mereka terpaksa pergi dan mobil itu ke bengkel terdekat.
Sementara itu, Gözde dkk sudah masuk ke kapal dan naik ke bagian atas yang tidak beratap.
"Perempuan yang duluan.Silakan"
Ujar Locko rendah hati.
"Terima kasih" Emoji dan Bariyer masuk bersamaan.
"Eh, Sevda tunggu!" Cegah Locko pada Sevda yang hendak masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA CANTIK [END]
Romance[COMPLETED STORY] ⚠ Turkish ff ⚠ Judul asli : Hayat Bazen Tatlıdır Translate: Hidup Kadang Terasa Manis Genre : Sekolahan, Percintaan, ff Tokoh utamanya Koray, Sevda, Burak, & Gözde. So, siapa pecinta berat mereka...
![CINTA CANTIK [END]](https://img.wattpad.com/cover/177850309-64-k463246.jpg)