8. Seni Seviyorum

182 6 0
                                        

Nah, itu diatas fotonya Zeynep dan Onur. I love this couple too.😙 Elif Doğan & Mustafa Mert Koç (aktor film)

~❤ ❤ ❤~

"Ayo masuk Onur!" Zeynep membukakan pintu bagi Onur.
"Dimana ibumu?" Onur masuk.
"Dia sedang di rumah calon suaminya" jawab Zeynep sedih sambil naik tangga diikuti Onur.

"Apa terjadi sesuatu padamu Zeynep? Apa dia menyiksamu lagi?" Onur melihat dari atas kebawah tubuh Zeynep.
"Tidak Onur. Aku hanya disuruh mencuci piring saja. Ayo" Zeynep mempercepat langkahnya.

Zeynep memang gadis yang kaya raya. Tapi kehidupan bahagianya telah terenggut saat ayahnya meninggal saat dia masih SMP. Ibu tirinya yang dijuluki penyihir oleh Emoji itu telah memperlaku-kan dia seperti seorang pembantu

"Kira-kira puisi apa yang bisa kita buat ya? Kau memikirkan sesuatu?" Zeynep duduk di lantai.
"Tentu saja dirimu"
"Onur. Kita ini sedang mengerjak-an pr!" Tegur Zeynep. Dia pemalu.

"Aku tahu. Tapi yang jelas kalau penyihir itu melakukan sesuatu padamu, langsung beritahu aku. Aku sangat mencintaimu Zeynep" Onur menggenggam tangannya.

"Aku juga mencintaimu Onur" Zeynep tersenyum tipis namun tulus dari hatinya yang paling dalam.Onur menengok kanan kiri
"Tidak ada siapapun kan?"

"Yaa" jawab Zeynep ragu dan Onur langsung mengecup pipinya sekilas.
"Aku dapat ide!" Onur mengambil kertas dan pulpen lalu menulis. Zeynep cuma geleng2 kepala.
Vomment ya ttg couple ini!😊
☆☆☆☆

Disisi lain ada Asya yang masih berputar-putar di kawasan elite rumah Loçko.
"Hah. Kenapa bu Hayat harus memasangkan aku dengan dia? Sudah 3 tahun sekolah aku masih belum tahu dimana rumahnya"

Setelah cukup lama berkeliling, akhirnya dia menemukan rumah Locko. Locko sedang minum air es di teras.
"Akhirnya sampai juga. Lama sekali" komentarnya.
"Diam! Aku sedang capek! Sekarang ayo kerjakan pr-nya! Habis itu aku mau pulang!"

"Iya,iya. Silakan masuk" Ujar Locko lalu masuk diikuti Asya.
"Bagaimana Koray bisa tahan berteman dengannya?"
"Apa kau bilang?" Tanya Asya.
"Tidak. Bukan hal penting" balasnya.
Vomment juga ttg mereka. Kalau banyak yg bilang cocok, nanti aku jodohin.😊😙

▪☆▪☆▪☆▪☆▪

Sementara itu dirumah Burak, Gözde berkenalan dengan ibunya.
"Halo bibi. Namaku Gözde" biasalah salim tangan.
"Halo nak. Kau cantik sekali. Burak sering bicara tentang dirimu" puji ibunya. Gözde hanya tersenyum manis.😊

"Gözde, kau sudah datang? Aku sudah punya ide untuk puisi kita" Burak datang "bu, kami ke belakang dulu ya"
"Ya pergilah. Nanti ibu bawakan teh" balas ibunya dan mereka pergi ke teras belakang rumah.

"Menurutmu, tema apa yang cocok untuk puisi kita?" Gözde duduk di rerumputan hijau.
"Kenapa kau malah duduk di rumput Gözde? Ayo duduk di kursi" tanya Burak.

"Tidak. Aku lebih suka duduk disini. Halaman rumahmu sangat bersih Burak" pujinya.
"Kau akan membuatku terbang tinggi Gözde"
"Tidak. Ini betulan. Ya sudah. Aku ambil pensil dan kertas dulu" Gözde membuka ranselnya dan mereka bekerja bersama-sama.

~❤ ❤ ❤~

Kabar baik datang kepada Burak. Dirinya dinyatakan lolos untuk transfer pemain bola!

Bisa dibilang dia sendiri yang paling bahagia diantaranya yang lainnya. Usaha dan kerja kerasnya selama ini telah terbayar lunas.

"Serius Burak? Kau diterima?" Tanya Locko gembira.
"Iya! Aku diterima teman-teman!" Pekik Burak senang.
"Wah! Sekarang emoji di wajahku sangat senang dan ada hati di mataku!" Seru Emoji heboh.

CINTA CANTIK [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang