~ Secret Director And Assistant ~
Perjalanan di jalan raya terluas sepanjang aspal hitam pekat, sebuah mobil memaju sangat cepat.
Sang sopir terus fokus menyetir dan menatap ke depan, Jungkook mencermahi Yuju dengan opini yang ia utarakan.
"Jangan merasa kasihan pada orang lain, rasa kasihan itu akan menjadi beban menuju kebahagian mu sendiri. Tidak peduli orang itu tidak bersalah ataupun benar, kau harus berhati-hati dengan perasaanmu yang selalu mengandalkan hati nurani,"
"Bisa saja hatimu menipu pikiranmu, jangan anggap ucapanku hanyalah sekedar nasihat. Aku tak ingin kau tersakiti, hidup dengan cara yang aku ajarkan. Tidak boleh menentang, ataupun melanggar. Semua yang telah aku jalani, mendapat perubahan yang besar dalam sejarah hidupku dari dulu sampai sekarang!"
Jungkook menoleh ke samping, menatap Yuju yang sedang dalam tekanan.
Yuju menundukan wajahnya, kedua tangan nya melakukan sebuah permainan jari.
"Dengar ucapanku tidak?" tanya halus Jungkook, ia bersikap luluh dari cara berpikir kerasnya
"Tentu dengar, kamu tidak usah khawatir. Tidak ada pembantahan yang akan aku ajukan padamu, sepenuhnya diriku bukanlah milikku sendiri." wajah Yuju bergerak ke samping, melihat Jungkook dengan tatapan mengiyakan
"Bagus kalau kau mengerti, tidak salah kau menjadi wanita yang pantas untuk ku dampingi." pengarahan tatapan Jungkook beralih ke depan, Yuju menundukan wajahnya sambil merenung kembali
Di sebuah rumah dengan desain bangunan yang menakjubkan, Jungkook bersama Yuju memasuki kawasan terdalam di ruangan tamu.
Langkah kaki seorang Jungkook di hentikan sang Ibu yang mencekal kedatangannya.
"Jangan naik ke atas!" ucap sang Ibu dengan tegas nya
"Aku menghormati Ibu, semua yang kau lakukan adalah demi diriku. Tapi sayang, pilihan yang Ibu putuskan tidak baik untukku." Jungkook berjalan melewati tubuh Ibunya, yang masih berdiri tegap sambil bersedekap seperti kebiasaan Nyonya besar lainnya
Sang Ibu memperhatikan Yuju yang terus mengikuti langkah Jungkook dari belakang, tak berapa lama ia berteriak.
"Hey wanita! Berani sekali kau membuntuti putraku. Siapa dirimu?"
Ucapan Ibu Jungkook membuat langkah Yuju terhenti, dia berdiam diri di dalam satu lantai besar injakan terakhir kedua kakinya menutup rapat.
"Mohon maaf Ibu, dia tidak akan menurut atau menjawab perkataan mu. Yuju teruskan apa yang harus kau lakukan ikuti aku." Jungkook terus melangkah naik menginjak anak tangga, Yuju melanjutkan perjalanan langkah nya menguntit Direktur tanpa mempedulikan
"Jungkook, kenapa kamu jadi melawan Ibu sekarang," batin keresahan seorang Ibu memberontak, ketengan hati dan pikirannya berguncang
Jungkook membuka pintu sebuah kamar, seorang wanita tengah berdiri sambil menimang bayi di dekat jendela.
Langsung menolehkan wajahnya ke arah pintu, tersenyum dan segera melangkah menghampiri Jungkook.
"Kenapa kau mengambil anak ku tanpa ijin!"
Secara langsung kedua tangan Jungkook mengambil bayi dalam pangkuan tangan si wanita.
"Jungkook, dia juga adalah anakku. Kita akan membangun jalinan keluarga, jadi aku berusaha menjadi seorang ibu yang baik," jelas si wanita tangan kanannya menyentuh dada nya menghayati perkataan nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Director And Assistant (Jungkook - Yuju) *Selesai*
RomanceMin Yuna harus menyerahkan dirinya, pada seorang Jeon Jungkook. laki-laki itu mampuh membiayai kakaknya, untuk keluar dari garis mafia. Menjadi istri simpanan, statusnya di sembunyikan. Pasrah sudah tidak ada gunanya untuk ia keluhkan, ia sudah mena...
