Ke Empat Puluh Enam: Ada yang Berbeda

800 109 20
                                        

Banyak typo nya gaees!! Bijak aja ya, kalau yang bener lanjutin kalau nggak komplain aja jangan sungkan!!

~ Secret Director And assistant ~

Author POV

Malam harinya, Yuju memenuhi janji pada suaminya.

Yaitu memberikan sebuah ciuman, keduanya bercumbu sederhana di luar hubungan intim.

Cara mereka mengesankan momen romantis, dengan saling mengungkapkan apa yang tengah di rasakan.

Baik Jungkook maupun Yuju, mereka saling jujur tentang apa yang di pikirkan.

Jungkook mengatakan bahwa Yuju adalah tipe idealnya untuk di jadikan seorang wanita yang spesial di hatinya, sedangkan Yuju yang menganggap Jungkook sebagai teman hidup yang ia impikan sejak kecil.

Katanya pria yang perhatian lebih mengutamakan nya, juga sangat penyayang nan lembut bagaikan sutra itu lah gambaran Jungkook di mata Yuju.

Di mata Jungkook Yuju bagaikan Bunga yang mekar di musim dingin, karena istrinya mampuh menghangatkan suasana hatinya yang merinding di hantam badai kerinduan.

Gelak tawa pun pecah dari bibir sang istri, kata-kata Jungkook terlalu manis dan lucu.

Keduanya merasa lelah di tengah malam, Jungkook mengakhiri pembicaraan tangan kanannya memeluk tubuh Yuju yang terbaring lemas.

"Good night," ucap Jungkook pelan

Ucapan yang selalu ia ungkap, di setiap malam sebelum tertidur lelap.


"Good night too," balas Yuju

...............................

Ke esokan harinya, Jungkook berangkat kerja waktu fajar menyingsing.

Laki-laki itu serius dengan perkataan nya, tak tega membangunkan sang istri yang tertidur lelap.

Dia hanya menyimpan kecupan lembut di kening Yuju, sebagai tanda pemberitahuan bahwa ia akan pergi bekerja.

Beberapa jam setelah Jungkook meninggalkan rumah, giliran Yuju yang terbangun.

Ketika kedua matanya melirik ke samping, tak menemukan suami tercinta yang semalam banyak bercanda dengannya.

Yuju menyibakkan selimut menurunkan kedua kakinya, perlahan ia berusaha berdiri bangkit dari atas tempat tidur.

Gerak langkah tak secepat dahulu, hal ini terjadi pada seorang Ibu yang tengah mengandung.

Yuju memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya, dalam beberapa jam.

Kini dia tengah menggendong Jeno, berjalan-jalan di halaman.

Sekaligus berolahraga kecil demi memperlancar persalinannya nanti sekaligus mengajak bermain Jeno, bayi yang sangat aktif tidak bisa terdiam.


"Jeno," panggil Yuju, ia memandangi wajah bayi mungilnya yang semakin bertumbuh pesat

Jeno hanya menatap wajah Yuju, seakan takut kehilangan sosok Ibunya lagi. Tangan kecilnya yang nakal menirukan gaya ayahnya, dia bisa berbuat kasar pada Yuju dengan menepukan telapak tangan ke atas dada Ibunya.

Secret Director And Assistant (Jungkook - Yuju) *Selesai*Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang