Ke Empat Puluh Tujuh: Hubungan Yang Lurus

933 92 21
                                        

~ Secret Director And Assistant ~

Typo!!!

Author pov

Yuna setiap pagi nya mengalami kepahitan dalam rasa sedihnya, ketika ia harus menjalani keseharian tanpa pendamping di sisinya.

Kalau di pikirkan, momentum inilah yang di butuhkan Yuju untuk lebih dekat lagi dengan suaminya.

Lebih perhatian lagi Jungkook padanya, membutuhkan kasih sayangnya melebihi kemarin-kemarin yang ia rasakan.

Siang hari Yuju bermain di halaman belakang mengajak main Jeno untuk menghibur nya.

Tapi masih saja terasa belum lengkap keluarga nya, Yuju kembali melamun di atas ayunan.

Kesadarannya menurun, pikirannya terasa berat untuk terus di pukul olehnya.

Kerinduan menjadi permasalahan pokok yang tak dapat dikontrol ketenangan nya.

Menjelang waktu petang, Yuju di ajak masuk ke dalam rumah oleh si nenek tua yang bekerja di rumah barunya.

Yuju tersenyum menghargai ajakan sang nenek, ia sadar tidak seharusnya ia mengabaikan kebaikan nenek itu.

Yuju dan nenek pun masuk ke dalam rumah, pada malam harinya.

Yuju telah selesai memandikan Jeno dan menidurkan nya.

Ia keluar kamar dan menunggu di ruang tamu, sifat bandelnya tidak hilang walau Jungkook sudah memarahinya untuk segera tidur lebih awal.

Yuju masih berharap Jungkook pulang lebih awal, namun sayangnya.

Suaminya tak kunjung datang pada tengah malam tiba, Yuju masih terjaga dengan kesetiaan nya menunggu kepulangan Jungkook.

Pada akhirnya Yuju merasakan ngantuk dan lelah, ia berbaring di sofa panjang dan mulai terpejam kedua matanya perlahan.

Jungkook baru sampai di dalam rumahnya pada jam 02 pagi, lelaki itu terlihat kelelahan wajahnya yang pucat di penuhi keringat dingin yang membasahi pakaian yang ia kenakan.

Jungkook melirik ke arah sofa dan melihat Yuju yang tertidur di sana.

Jungkook menyimpan tas hitam kerjanya di atas meja, menghampiri sang istri lalu berjongkok di samping tubuh Yuju setelah ia sampai di sana.


"Kamu sangat sayang padaku, hingga kamu menyiksa dirimu." elusan telapak tangan Jungkook menelusuri lembut rambut Yuju

Jungkook mengangkat tubuh Yuju membawanya ke kamar mereka berdua, tidak ada keluhan yang Jungkook gumam kan.

Memang benar ia sangat letih dan penat ingin segera mengistirahatkan tubuhnya dari aktivitas.

Tapi ia tidak bisa tinggal diam, kalau Yuju dalam keadaan tidak baik.

Menghiraukan keluh kesahnya, ia tetap ingin membahagiakan Yuju walau istrinya tidak mengetahui perlakuan lembutnya terlihat.

Jungkook menurunkan tubuh Yuju ke atas tempat tidur, menyelimuti seluruh tubuh istrinya tak lupa ia sematkan ciuman di dahi Yuju.

Secret Director And Assistant (Jungkook - Yuju) *Selesai*Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang