Ke Empat Puluh Empat: Pegawai Baru

1K 109 7
                                        


Vote dulu ya ders!!!

Kebanyakan banyak readers yang baca tapi malas kasih bintang.

Kasihan author nya, udah susah ngetik sulit cari imajinasi.

Tapi... ke author lain juga, nggak boleh di abaikan setara kan ya.


~ Secret Director And Assistant ~

Author pov

Pagi hari Yuju membangunkan sang suami yang tergulung dalam kain tebal bernama selimut.

"Jungkook....!" ucap nya sembari menggoyangkan tubuh suaminya

Respon tak ia dapat, Yuju menarik selimut akan tetapi kekuatan tangannya tak sebanding dengan kekuatan yang di miliki Jungkook, dia masih mempertahankan selimut menggulung tubuhnya.

"Apa kamu tidak pergi bekerja hari ini?" Yuju duduk perlahan di samping tubuh Jungkook, tangannya meraba pipi suaminya

Jungkook menggelengkan kepala, ia mendengar pertanyaan Yuju tapi malas menjawab dengan suaranya.

"Kalau kamu tidak bekerja, bagaimana kalau hari ini kita pergi belanja!" ajak Yuju semangat, mengingat ketika ia pergi ke dapur tidak ada persediaan bahan makanan

"Nanti...." Jungkook menyibakkan selimut sampai batas panggulnya, membalikkan tubuhnya menatap Yuju yang terlihat kecewa

"Tidak usah mengkhawatirkan persediaan bahan pangan untuk kita, aku sudah memikirkan semuanya... sebentar lagi, semuanya tersedia." Jungkook membangunkan tubuhnya, menyandarkan punggung di papan ranjang

Senyuman kecil timbul di wajah Yuju, Jungkook bisa merasakan aura kekecewaan yang terpedam di hati istrinya.

"Di luar berbahaya bagi kita, sebelum situasi benar-benar aman... kita belum bisa meninggalkan rumah ini." tangan Jungkook bergerak menggapai pipi kanan Yuju, di elusnya dengan lembut

"Kamu khawatir Eunha menyerang ku lagi?"

"Lebih dari itu, dia pasti mengadu pada Ibuku. Aku tidak ingin kita berpisah lagi, ya sudah berlalu kita lupakan saja." Jungkook menarik tubuh Yuju agar ia bisa mendekap erat, menunjukan rasa sayang nya yang begitu besar pada istrinya itu

Kedua tangan Yuju memeluk erat punggung Jungkook, betapa berat perasaannya melepaskan suaminya pergi dari sisinya.

"Aku ingin setiap hari kita bisa merasakan ketenangan seperti ini, tak ada ancaman ataupun perpisahan yang menyakitkan." Jungkook mengecup leher Yuju lembut, kemudian ia menyandarkan kepalanya di bahu istrinya sambil terpejam

jari tangan Yuju masuk ke sela-sela rambut belakang Jungkook, mengusap-ngusap pelan.

"Rahasia pernikahan kita, tetaplah menjadi sebuah pantangan yang tidak boleh terungkap," ucap Yuju dalam suara bisikan nya

Secret Director And Assistant (Jungkook - Yuju) *Selesai*Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang