10. Only us

1.8K 229 20
                                        




Oh sial, Ryujin terbangun dengan posisi yang sungguh membuat leher sakit.

"A-aw." Tanpa mempedulikan Hyunjin yang masih tertidur, Ryujin segera turun dari ranjang dan bergegas mandi.


"Jin— bangun, sunwoo ada di bawah!" Kata Ryujin. Hyunjin mengulet sambil memegang tangan Ryujin lalu mengecupnya.

Hyunjin selalu mengetahui kelemahan Ryujin.

"Cepetan bangun!" Seru Ryujin lalu pergi ke dapur.

"Beneran lu ada Sunwoo dibawah??" Tanya Hyunjin sambil berteriak lalu kemudian memukul kepalanya sendiri.

"Kaga, udah mandi sana." Kata Ryujin.

"Ish" Hyunjin kembali tidur namun segera duduk kembali. "Mandi aja ah."


Well, di rumah ini Ryujin memang sendirian. Makanya Hyunjin sering datang dan menginap di rumah Ryujin.

Ryujin tidak tinggal dengan orangtuanya setelah lulus SMP. Rumah ini memang sudah lama dibeli orangtua Ryujin. Dan daripada kosong lebih baik Ryujin tempati kan?

Lagipula orangtua Ryujin tidak boleh diketahui tempat tinggalnya.





"Hyunjin! Lo balik tidur lagi ya?!" Teriak Ryujin. Hyunjin sudah sering menginap sehingga bajunya bahkan ada di rumah Ryujin.

"Nggaa yang."

Hyunjin lalu ke dapur dan ikut makan roti bersama Ryujin.

"Anjir kangen banget gue sama lu yang." Kata Hyunjin tiba-tiba.

"Apaansih, baru juga minggu lalu berantem." Kata Ryujin.

"Dih serius, paling males dah kalo ribut tuh lu manas manasin gua." Kata Hyunjin sambil mencubit pipi Ryujin di sebelahnya.

"Lo yang mulai ya! siapa yang pamer pamer heejin!" Kata Ryujin sewot.

"Heheheh abis gue tuh kan gemes kalo lu cemburu yang."

"......... tapi kan kita lagi berantem! Kalo tambah bikin cemburu ya gue jadi kesel beneran." Kata Ryujin.

Hyunjin tertawa pelan.

"Iyaa elah, janji ga berantem lagi??" Tanya Hyunjin sambil mengusap tangan Ryujin.


Ryujin berdehem menghilangkan rasa gugupnya.





•••



Sekarang Hyunjin dan Ryujin sedang berada di depan tv. Sebenarnya yang 'goleran' hanya Hyunjin. Ryujin duduk seperti biasa dan Hyunjin tidur dengan bantalan paha Ryujin.

"Cakep amat sih dari bawah." Ingatkan Ryujin untuk tidak menyentil bibir Hyunjin.

Mulutnya gombal mulu, kan jantung gue ga sehat.

Hyunjin memainkan tangan Ryujin yang ada di atas perut Hyunjin. Dia cium-cium.

Sumpah cheesy banget

"Jin, jangan cium cium tangan gue napa!" Kata Ryujin sambil menyentil kening Hyunjin.

Hyunjin giggling.

"Gabut dah mending kita jalan yuk." Kata Hyunjin lalu segera berdiri.

"Kemana?"

"Kemana kek, gue bawa mobil nyoh. Semalem gue taro di rumah Felix." Kata Hyunjin sambil menunjuk rumah tetangga Ryujin.

"Mau ngapa——eh hari ini ultah heejin kan?" Tanya Ryujin.

"Terus kenapa?"

"Lah lo ga ke rumah dia? Kan lu cowonya, Jin." Kata Ryujin.

"Ntar aja malem. Sekarang kita jalan dulu. Gue kangen ama lu, yang." Kata Hyunjin.

Ryujin rolling eyes.

"ganti baju sana, masa mau pake baju tidur??" Kata Hyunjin.

Ryujin akhirnya balik ke kamar ganti baju.

"Udah belom?" Tanya Hyunjin.

"Udah."

"Gue masuk ni."

"Hm."



"Cakep amat dah lu, yang. Sini foto dulu dah."

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






•••

😌😌😌

Point +HyunjinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang