Mentari yang menyambut seorang pemuda yang kini tengah mengerjapkan matanya berulang kali,,, mengumpulkan tenaga yang sempat hilang karna acara malam tadi. Tapi kejadian malam itu mengingatkan kan nya pada kejadian dimana dia dengan seorang gadis yang ia cintai,, senyum terukir jelas di bibir nya hingga ia berharap kejadian itu akan terulang lagi mungkin melebihi itu.
Pemuda penyuka warna merah itu masih belum beranjak dari ranjang nya saat ini, hingga suara yang dia nantikan pagi ini mengeluarkan suara nya juga dari bawah sana,, terdengar jelas suara teriakan itu sampai sang pemuda bisa bisa nya menutup kedua telinga nya itu.
"TUAN JEON BANGUN!!! APA KAU TIDAK MERASA LAPAR HAH??!! CEPAT TURUN KE BAWAH!! AKU SUDAH MENYIAPKAN SARAPAN UNTUK MU"
"KITA HARUS BERANGKAT KE KAMPUS SE JAM LAGI,,, TAPI SEBELUM KAU KE BAWAH,, KAU BERSIHKAN DULU DIRIMU,, LALU TURUN!!! AKU AKAN MENUNGGU MU TUAN JEON!!" Suara lengkingan sang gadis yang hanya bisa membuat pemuda di atas sana terkekeh pelan. Lihat jika mereka nanti akan menjadi sepasang suami istri mungkin Jungkook harus tahan dengan suara teriakan yang dimiliki Tzuyu.
Tapi Jungkook tak masalah dengan itu dia justru senang dengan kalimat terakhir yang Tzuyu lontarkan,, yup sebuah kata "aku akan menunggu mu tuan Jeon " berhasil membuat Jungkook senang.
Tak ingin berlama lama lagi dia segera mengambil handuk dan bergegas ke kamar mandi.
~~~~~~
Jalanan di kota Seoul kini ramai dengan kendaraan kendaraan. Tak seperti biasa jalanan macet untuk hari ini membuat dua orang remaja yang kini tengah menatap jalan mulai resah,, ralat hanya seorang gadis yang merasa seperti itu,, pemuda di samping nya merasa tak masalah dan hanya menatap jalanan yang macet itu.
"aku yakin,, kita akan terlambat tuan Jeon" ujar tzuyu yang mulai frustrasi,, seumur hidup dia belum pernah terlambat,, belum pernah sama sekali,, tapi untuk hari ini biarkan takdir yang menentukan nya
"jangan ambil pusing,, kita bisa masuk saat jam ke dua nanti" usul sang pemuda yang masih menatap lurus kedepan. Gadis di samping nya kini hanya mendengus menghempaskan nafas nya.
Tiba tiba terdengar suara deringan handphone yang berasal dari handphone sang gadis,, kemudian ia meraih handphone nya itu dan melihat nama yang tertera pada handphone nya
"siapa?" tanya Jungkook sebelum Tzuyu mengangkat telfon nya
"eomma" jawab Tzuyu
Tzuyu pun mengangkat telfon nya
"yoboseyo??,,"
"chewy bagaimana kabar mu disana?? Kau baik kan?? Dan jungkook juga kan??" obrolan pertama yang ibu tzuyu lontarkan
"kami baik baik saja eomma,, ada apa??" tanya Tzuyu
"tidak ada apa apa eomma hanya ingin memastikan kalian baik baik saja,, dan Oh ya kami akan pulang 2 hari lagi" ujar ibu tzuyu itu yang berhasil membuat tzuyu kaget. Apa secepat itu?? Pikir nya
"secepat itu eomma?? Apa pekerjaan Apa benar benar sudah selesai?? Jika belum selesai kan terlebih dahulu saja eomma kami baik disini" ujar tzuyu dan mendapat tahapan heran dari jungkook,, apa yang mereka bicarakan?? Pikirnya
"tidak pekerjaan kami telah tuntas kami akan pulang 2 hari lagi atau mungkin mempercepat kepulang kami" ujar ibu tzuyu yang seperti nya sudah mengerti jalan pembicaraan nya dengan tzuyu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Precious Love (TzuKook)
Fanfiction"percayalah cinta itu ada,, dan aku percaya bahwa cinta akan datang kapanpun,dimana pun aku berada,, sampai aku menemukan mu dalam hidup ku Jeon Jungkook" CT "aku tidak terlalu percaya dengan cinta,, tapi sejak aku mengenal mu,, kau datang dalam keh...