Chapter 2

8.3K 704 59
                                        

Terlihat mobil hitam mewah baru saja memasuki kawasan salah satu gedung pencakar langit di Seoul. Lelaki bertubuh atletis dengan kulit tan keluar dari mobil mewah itu dan berjalan dengan santai masuk ke dalam gedung tersebut, penjaga beserta staff yang ada disana membungkuk hormat melihat kedatangannya.

"Mr. Kim" salah satu staff wanita menyapa kedatangan lelaki itu dan membungkuk sopan. Lelaki itu berhenti sejenak, "tolong bawakan berkas yang saya minta kemarin." Setelah bicara dengan wanita itu, ia berjalan menuju ruangannya yang berada di lantai 24.
.

.

.

.

.

.

.

Tok tok

Terdengar ketukan pintu dari luar ruangan, ia menoleh sebelum menyuruh masuk.

"Mr. Kim, ini daftar lamaran yang anda minta kemarin." Wanita dengan nametag Kang Seulgi itu menyerahkan berkas yang berisi surat lamaran, Mr. Kim mengecek satu persatu sampai ia berhenti di salah satu surat lamaran dengan dahi berkerut

"Ms. Kang, bukannya sudah ku bilang untuk posisi sekretaris dibutuhkan wanita tapi kenapa disini ada pria?" Suara dingin Mr. Kim membuat Seulgi merinding

Seulgi membolakan matanya diam-diam dalam hati ia merutuki orang HRD yang sudah salah menyelipkan surat lamaran, 'biar ku beri pelajaran nanti. Lihat saja' batin seulgi

"Astaga Mr. Kim, itu kesalahan saya. Saya akan mengembalikannya ke HRD, itu pasti terselip dengan surat lamaran lainnya. Sekali lagi saya minta maaf atas kecerobohan saya Mr. Kim" wanita itu membungkuk 90° kepada atasannya tersebut.

Mr. Kim itu masih sangat muda untuk menjadi CEO di perusahaan ternama Kim Corp. Tapi keahlian dia di bidang bisnis dan juga bernegosiasi, ia menjadi CEO termuda di Seoul dan sukses dalam berbagai bisnisnya. Ia pun mempuyai saham dimana-mana. Di usianya yang baru menginjak 27 tahun ia sudah mempunyai kekayaan yang sangat banyak, wajar saja kalau banyak wanita cantik dan juga pria berstatus uke tergila-gila padanya tapi tak satupun ia menerima mereka, ntah apa alasannya.

Sebenarnya Mr. Kim ini adalah orang yang sangat baik dan royal tetapi kalau ada suatu kesalahan yang membuat ia marah, ia akan berubah menjadi seperti singa yang kelaparan.

"Hm, tapi kurasa tidak apa-apa." Mr. Kim tersenyum kecil

"Ne?" Seulgi bingung dengan tingkah atasannya itu tadi ia berlaku dingin tapi sesaat kemudian ia tersenyum.

"Ya, tolong panggil mereka bertiga besok untuk interview langsung denganku." Mr. Kim menunjuk 3 surat lamaran yang telah dipilihnya

"Baiklah Mr. Kim, saya permisi" wanita itu menunduk hormat dan berlalu pergi keluar ruangan Mr. Kim

Mr. Kim yang bernama asli Kim Jongin itu menyeringai sambil mengingat surat lamaran yang salah diselipkan salah satu karyawannya itu.
.
.
.
.
.
.
.
"Oh sehun. Sepertinya aku pernah bertemu dengannya" jongin tersenyum kecil sebelum melanjutkan pekerjaannya
.

.

.

.

.

.

.

.
Siang itu dihabiskan sehun dengan bersantai di ruang tv dengan ibunya, ia menidurkan kepalanya diatas paha ibunya dengan mulut yang terus menguyah snack dipelukannya. Ayah sehun langsung istirahat di kamarnya karna lelah.

Secretary Oh || [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang