Sudah waktunya pulang kerja, sehun membereskan mejanya dan bersiap untuk kembali ke rumahnya.
"Sehun" jongin keluar ruangan dan menghampiri sehun yang masih membereskan mejanya
"Ya tuan kim?"
"Aku ingin mengajakmu makan malam hari ini. Apa kau bisa?" Jongin sudah memikirkan ini sejak siang tadi
"Mm, bisa tuan kim." Sehun menjawab dengan senyum di bibirnya
Jongin tersenyum lega mendengar jawaban sehun
"Baiklah, kalau begitu ayo."
Sehun mengangguk dan mengikuti langkah jongin.
Sebenarnya sudah seminggu ini mereka sering untuk menghabiskan waktu bersama saat pulang kerja. Tentu hal itu menjadi pembicaraan para karyawan, mereka penasaran apa sebenarnya hubungan antara mr. Kim dengan sekretaris Oh?
.
.
.
.
.
.
.
.
Mereka sampai di salah satu tempat makan. Kalau 2 hari yang lalu mereka ke tempat makan favorit jongin, sekarang giliran ke tempat makan favorit sehun.
"Kau mau makan apa jongin?" Tanya sehun sambil memegang buku menu
Jongin melihat buku menu dan mulai mencari makanan yang akan ia pesan, "hmm, gyudon ramen dan lemon tea saja"
"Baiklah"
Mereka memesan makanan dan mulai menunggu pesanan mereka datang.
"Sehun"
"Iya?"
"Aku masih penasaran dengan hubunganmu dan Tuan Yeonseok" jongin menatap iris sehun dengan tatapan penuh tanya
"Huh.. baiklah aku akan menceritakannya padamu" mata sehun mulai meredup akibat pertanyaan jongin, lagipula ia tidak mau jongin terlalu lama salah paham dengan hubungannya dan yeonseok
"Kalau kau tidak mau menceritakannya sekarang tidak apa aku akan menunggu" ucap jongin lembut
"Tidak. Aku akan menceritakannya sekarang, lagipula aku tidak mau terus-terusan melihatmu menatap yeonseok hyung dengan tatapan dinginmu itu" jongin terkekeh kecil sambil mengusap belakang lehernya
"Yeonseok adalah kakakku. Selama 4 tahun ini ia menghilang ntah kemana dan baru sekarang ia muncul lagi di hadapanku sebagai presdir di perusahaan Loex. Aku sangat kecewa padanya ia menghilang begitu saja tanpa pernah memberi kabar apapun." Mata sehun mulai berkaca-kaca saat mengatakannya, jongin terpengarah ah ternyata yeonseok adalah kakak sehun.
"Alasannya meninggalkan kami pun menurutku tidak pantas untuk dijadikan alasan ia pergi selama 4 tahun lamanya. Aku marah karna ia begitu pengecut hanya untuk mengatakan yang sebenarnya" air mata sehun turun, jongin dengan sigap memberikan tisu kepada sehun
"Terima kasih"
"Memangnya apa alasan kakakmu meninggalkan kalian?" Tanya jongin
"D-dia menghamili kekasihnya diluar nikah dan ia begitu pengecut untuk memberitahu kami, ia bilang padaku kalau ia takut melihat kekecewaan kami. Tapi hal yang dia lakukan malah membuat kami tambah kecewa..hiks" sehun menangkup wajahnya dengan tangannya, jongin beranjak dari kursinya dan merengkuh tubuh sehun
"Sst tenang sehun.. mungkin memang ia adalah pengecut tapi pasti dibalik itu ia hanya tidak ingin membuat malu keluarganya, bukan? Apa kau sudah memaafkannya?" Jongin mengusap lembut punggung sehun
Sehun mengangguk mengiyakan pertanyaan jongin, ia masih tidak bisa berbicara karna isakan tangisnya.
"Permisi, ini pesanannya tuan" seorang pelayan membawa pesanan mereka dan menatanya di meja
"Terima kasih" ucap jongin, pelayan tersebut tersenyum dan melangkah pergi
Sehun sudah agak tenang sekarang, jongin melepaskan rengkuhannya dan mengusap sisa air mata sehun di pipinya
"Ayo kita makan. Aku tau kau sangat lapar setelah menangis bukan?"
"Ish jongin!" Jongin terkekeh dan kembali ke tempat duduknya
Jongin mencairkan suasana dengan menceritakan masa kecilnya yang menurutnya sangat menyenangkan
"Dan kau jatuh tersungkur?" Sehun tertawa keras membayangkan jongin kecil yang jatuh tersungkur
"Yah, dorongan temanku waktu itu sangat kencang jadi aku jatuh dengan tidak elitnya di atas pasir"
"Hahahha jongin yaampun" jongin tersenyum melihat sehun yang kembali tertawa
"Sehun.."
"Hm?"
"Aku suka dengan tawamu. Aku tidak suka bila air mata itu jatuh mengotori pipimu" jongin menatap sehun dalam
Sehun terkejut dengan ucapan jongin, ia sangat suka saat jongin seperti ini. Bohong kalau ia bilang tidak menyukai jongin, dengan sikap yang seperti ini tentu sehun menjadi mulai menyukainya bukan?
"Hmm, yah ku harap kau tidak menjadi salah satu penyebab air mata ini turun" sehun tersenyum lembut kearah jongin
"Tentu tidak sehun"
"Ku pegang omonganmu, kim jongin" sehun tertawa kecil
Untuk orang-orang yang melihat interaksi mereka berdua pasti berfikiran kalau mereka ini adalah sepasang kekasih padahal mereka hanya sebatas bos dengan sekretarisnya.
Yah setidaknya untuk sementara seperti itu...
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Sorry chapter ini pasti pendek bgt ya kan?Hehe makin lama makin menurun deh yg support:( kalo aku discontinue aja gmn?:")
Leave your comment and vote✨
KAMU SEDANG MEMBACA
Secretary Oh || [COMPLETE]
FanfictionOh sehun adalah seorang fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan. Ia melamar menjadi Marketing di salah satu perusahaan ternama di Seoul tetapi apa jadinya kalau staff perusahaan tersebut salah menaruh surat lamarannya? [Topkai]
![Secretary Oh || [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/180825657-64-k183738.jpg)