BONUS CHAPTER

6.4K 399 30
                                        

"Tidak. Aku tidak mau memilih dari semua itu"

Sehun bersedekap sambil memalingkan wajahnya, jongin menghela nafas lelah. Pasalnya ini sudah ke 5 kalinya sehun menolak semua daftar calon sekretaris yang akan menggantikannya.

"Baby.. lalu kau mau yang seperti apaa eoh?" Jongin mencoba sabar karna istrinya sangat sensitif saat hamil seperti ini.

"Apa yang salah dari mereka semua?" Tanya jongin

"Mereka semua memiliki wajahnya yang genit. Aku tidak suka." Ucap sehun sedikit merajuk

Jongin tersenyum kecil dan perlahan mendekat ke sehun. Ia meraih tangan istrinya

"Baiklah, aku akan menyerahkannya padamu. Kau ingin siapa yang menggantikanmu?" Jongin mengusap lembut pipi chubby sehun

"Baekhyun hyung."

"Ne?"

"Baekhyun hyung. Aku tidak percaya dengan yang lain kecuali baekhyun hyung." Ucapan sehun sudah final kalau sudah begini.

Jongin mengangguk, "baiklah kalau itu yang istri cantikku inginkan"

Di usia kandungan yang sudah menginjak 4 bulan sehun memutuskan untuk berhenti menjadi sekretaris jongin.

Jongin sangat lega mendengar itu dari istrinya, karna ia sangat khawatir dengan kondisi sehun dan juga buah cinta mereka kalau sehun tetap ingin bekerja.

Jadilah jongin membiarkan istrinya untuk memilihkan sekretaris baru untuknya.

"Jongin.." sehun semenjak hamil menjadi sangat manja kepada jongin, jongin pulang telat 5 menit saja sehun sudah bisa ngambek seharian.

"Hm? Kau mau apa baby?"

"Bubble tea.. aku mau bubble tea jongin...."

"Baiklah ayo kita beli bubble teamu"

Jongin mengecup bibir istrinya lalu menariknya keluar untuk membeli bubble tea keinginannya.

.

.

.

.

.
"Kau mau rasa apa baby?"

"Taro, vanilla, stoberi, cokelat dan greeantea" ucap sehun dengan riang sambil menunjuk-nunjuk buku menu di hadapan mereka

"Kau yakin bisa menghabiskan semua?" Tanya jongin heran

"Jadi kau tidak mau membelikanku? Yasudah biar aku-"

"Et et et... Iyaa iyaaa sayang akan ku belikan semuanya untukmu"

Sehun membalas dengan cengirannya. Orang yang bekerja sebagai kasir hanya melihat mereka dengan senyumannya.

"Ini pesanan anda tuan, selamat menikmati"

"Terimakasih" ucap sehun sambil menyambar bubble teanya

Mereka berjalan beriringan kembali ke mobil

"Kau ingin langsung pulang?" Tanya jongin

"Hm, aku ingin ke sungai han"

Cuaca memang sedang baik sekali hari ini, tidak panas tapi juga tidak ada tanda-tanda hujan. Sangat cocok untuk bersantai di sungai han.

"Baiklah baby ayoo"

.

.

.

.

.

.
Slurrp

Slurrp

Jongin menatap sehun dengan senyuman geli, lucu sekali istriku ini.

Sehun sedang asik meminum bubble tea ketiganya, ia sangat senang melihat anak-anak bermain dan juga aliran air yang tenang.

"Hahahah" tiba-tiba sehun tertawa saat melihat badut yang ingin memberikan balon ke anak tersebut tapi anak itu malah kabur ketakutan

"Sehun.."

"Hm?"

Jongin menarik dagu sehun agar melihatnya, sehun menatap suaminya dengan mulut yang masih penuh dengan bubble-bubble itu.

"Kenapa kau menatapku seperti itu jongin?"

"Kau sangat menggemaskan sehun..."

Lalu jongin mencubit pipi sehun gemas, sehun meringis kesakitan

"Akh! Yak, hitam! Sakittt ish" sehun menggosok-gosok pipinya yang dicubit oleh jongin

Jongin hanya tertawa dan menangkup wajah istrinya, ia mengusap lembut pipi sehun.

"Mianhae"

Cup

Jongin mengecup pipi sehun yang memerah karna ulahnya tadi, sehun mengerjapkan matanya.

Memang ia sudah sah menjadi istri seorang kim jongin tapi tetap saja ia merona tiap kali jongin bertingkah manis seperti ini.

"Eoh? Wajahmu tambah memerah baby, kau tidak apa-apa?" Goda jongin sambil mengulum senyumnya

"Ish kau menyebalkannn!" Sehun mendengus sambil memalingkan wajahnya

Jongin mati-matian untuk tidak menyerang istrinya sekarang juga karna tingkah menggemaskannya ini

Jongin mendekat dan menarik tengkuk sehun

"Aku mencintaimu, kim sehun"

Jongin mencium bibir sehun lembut, tak peduli sekarang mereka tengah di tempat terbuka.

Jongin hanya ingin menunjukkan kasih sayangnya kepada istrinya,

"Aku sangat mencintaimu kim sehun dan tentu saja calon buah hati kita"

Jongin mengusap perut sehun yang mulai membuncit

"Aku juga mencintai kalian.."

Jongin memeluk sehun erat seakan tak rela melepaskan sehun.

.

.

.

.

.

.

.
Omake

"Jongin.... kau lihat susu yang ku taruh di meja tidakk?" Teriak sehun

"Eoh? Yang mana baby?" Teriak jongin dari kamar mandi

"Yang ada diatas meja makan samping selai..."

"Oh.. aku minum tadi, aku haus sekali" ucap jongin

"MWO? YAK! KIM JONGIN, ITU SUSU UNTUK IBU HAMIILLLLL!!"

.

.

.

.

.
END

Hai🙋 aku bawain bonus chapter nih buat kalian hehe siapa tau kalian kangen sm ff ini hihi.. ini latarnya sebelum sehun melahirkan yah... Hope you like it❤️❤️

Leave comment and vote

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Leave comment and vote

Secretary Oh || [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang