Kini hayoung tengah berbicara dengan ayah dengan serius.
" Sebaiknya kau tak mengambil tugas itu"
Ucap ayah hayoung sedikit menahan marah.
" Appa.. Aku tak akan membiarkan tim ku pergi sendiri bagaimana pun aku akan pergi".
Tegas hayoung pada ayahnya
" Disanah berbahaya!! Apa kau tau berapa banyak dokter yang-"
Ucapan ayah hayoung tertahan ketika hayoung memeluk sang ayah.
" Appa. . . Aku akan baik-baik saja dan aku akan pulang.. percaya padaku.. "
Ucap hayoung sambil menangis di pelukan ayahnya..
Esoknya hayoung pun bertemu dengan chorong dan bomi di restoran bomi.
" Bukankah itu sangat berbahaya? "
Tanya bomi pada hayoung.
" Tenang saja aku akan baik-baik saja"
Ucap hayoung pada bomi.
" Bagaimana dengan sehun? Apa kau akan memberitahunya? "
Tanya chorong pada hayoung.
" Tidak. Tolong berikan ini pada nya ketika terjadi sesuatu hal buruk padaku"
Ucap hayoung sambil tersenyum pahit.
" Cepat pulang, jaga dirimu baik-baik disanah"
Ucap bomi dan mereka bertiga saling berpelukan.
Setelah berpamitan dengan sahabatnya hayoung pun memutuskan untuk bertemu dengan sehun di drom exo namun manajernya mengatakan jika saat ini Exo sedang berada di sebuah acara.
Hayoung pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar sehun.
Dengan berat hati hayoung pun melihat kamar sehun dan menatap setiap sudut kamar itu.
" Aku akan merindukanmu"
Ucap hayoung dan memeluk selimut sehun.
" Hiduplah dengan baik , bahagia dan jangan menangis.. "
Ucap hayoung sambil tertidur di kasur sehun. Ketika tertidur lelap hayoung merasakan kini seseorang tengah memeluknya hayoung pun membuka matanya dan melihat sehun tengah memeluknya.
" Kenapa kau menungguku disinih? Aku bisa datang ke apartemenmu"
Ucap sehun sambil tetap menutup matanya.
" Aku merindukanmu"
Ucap hayoung dan membuat sehun membuka matanya.
" Tapi hari ini aku sangat lelah sayang"
Ucap sehun sambil mencium hayoung.
" Baiklah aku tidak meminta itu bodoh".
Ucap hayoung pada sehun. tapi tak lama sehun kini mencium bibir hayoung.
" Bukankah kau bilang lelah".
Ucap hayoung ketika sehun mulai menyentuhnya.
" Tentu saja tidak.. Mana mungkin aku merasa lelah ketika melihat mu"
Goda sehun sebelum membawa hayoung kedalam selimutnya.
Ke esokan harinya sehun bangun terlambat dan menemukan hayoung sudah tak ada di kamarnya.
" Mengapa ia tak membangunkanku".Ucap sehun dan langsung keluar dari kamarnya.
Dengan wajah baru tidur sehun pun berjalan menuju ruang Tv. Ia tak melihat satu memberpun disanah. Sehun pun menyalakan Tv dan kini melihat hayoung di Layar tv.
" Hari ini kami akan berangkat. Tolong doakan kami kembali dengan selamat".
Ucap hayoung sambil membungkuk.
Kemudian berita ke berangkatan Tim Medis korea ke negara konflik pun di beritakan.
Kini sehun hanya menatap layar tv itu dengan tatapan kosong sampai ke sadarannya penuh sehun pun segera pergi ke luar drom.
Dengan tergesa-gesa sehun pun mencari taxi menuju bandara dan di sisi lain kini hayoung sudah berada di dalam pesawat.
" Aku mencintaimu"
Ucap hayoung sambil melihat foto sehun.
Setibanya di bandara sehun terlihat kacau ia terus mencari hayoung. Tak ada yang menyadari ke beradaan sehun di bandara saat ini karna ia memakai masker.
Tapi sehun masih tak bisa menemukan hayoung kini sehun kembali ke dalam drom.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Story ( Exo-Apink )
RomanceCerita di buat berdasarkan ke inginan penulis :) Kalau gak suka jangan di baca :) Gak perlu komen :) Khusus buat yang mencintai mereka ♡
