Besoknya kai tak bisa menemukan ke beradaan naeun sama sekali.
Dia pun datang memohon pada chorong untuk memberitahu keberadaan naeun dimana karna kasian chorong pun memberitahu jika naeun kini berada di prancis bahkan chorong memberika alamat rumah naeun di prancis.
Kai pun meminta waktu selama satu minggu pada perusahaan dan akhir ia mendapatkan libur ia pun pergi ke Prancis.
Hari ini adalah hari ke 2 kai di Prancis namun kai masih tak bisa menemukan ke beradaan naeun ia pun memutuskan untuk berjalan-jalan menikmati suasana di paris.
" Aku merindukamu"
Ucap kai yang kini merasa sangat frustasi.
Ia pun berjalan pulang menuju hotelnya namun ia tak sengaja melihat naeun yang tengah berjalan dengan seorang pria bule berpegangan tangan.
Dengan kesal kai pun menghampiri naeun dan pria itu kai langsung memukul pria itu.
" Bajingan"
Ucap kai Berteriak pada pria itu.
" Apa yang kau lakukan! Apa kau gila "
Teriak naeun kesal dan membantu pria yang di pukul kai berdiri.
" Ya aku gila! Seharus aku tak perlu mengejarmu jika pada akhirnya aku hanya melihat kau seperti wanita murahan"
Bentak kai pada naeun mendengar hal itu naeun langsung menampar pipi kai.
" Jaga ucapanmu brengsek"
Ucap naeun dengan kesal dan penuh amar .
" Hahaha.. Terimakasih"
Ucap kai menahan rasa sakitnya dan. meninggalkan naeun.
" Kenapa kau merasa tersakiti hanya karna aku berpegangan tangan dengan pria lain? Sedangkan kau sudah merasakan yang lebih dengan wanita lain? Bagaimana rasanya berciuman dengan wanita itu? Apa kau menyukai dadanya? Apa menikmatinya ketika kau melakukan itu dengannya? "
Tanya naeun dengan sinis pada kai.
" Apa yang kau bicarakan hah?! Apa kau gila menuduhku seperti itu apa semua hal yang aku lakukan belum cukup untukmu so naeun!"
Bentak kai dengan kesal
" Aku tak peduli lagi! Dan dengar mulai sekarang kau tak perlu lagi mencariku karna aku akan bertunangan dengan pria ini"
Ucap naeun sambil memegang tangan pria itu.
" Hahaha.. Apa kau sedang bercanda denganku? "
Ucap kai dengan kesal
" Jika kau tak mempercainya datang lah ke restoran itu lusa kami akan melakukan pertunangan di sanah"
Naeun pun pergi meninggal kai.
" Kau tak akan pernah menjadi milik siapa-siapa kecuali diriku"
Ucap kai sambil meremas kertas di berikan naeun.
Besok sore kai datang ke rumah naeun
" Kenapa kau datang kemari? "
Tanya naeun kesal
" Setidaknya biarkan aku masuk"
Ucap kai naeun pun dengan terpaksa membawa kai masuk ke dalam rumahnya.
" Jadi ada apa kau datang ke rumahku? ".
Tanya naeun sinis pada kai.
" Aku ingin jalan-jalan denganmu malam ini untuk terakhirnya kalinya. Aku hanya ingin mengabulkan mimpi kita malam ini "
Ucap kai dan tersenyum kecil. Mendengar hal. itu tentu saja naeun merasa sedih.
" Baiklah akan bersiap kau tunggu disanah"
Naeun pun pergi ke kamarnya dan tak lama mereka pun permenikmati kota. paris di malam. hari.
Mereka pergi ke menari effel dan melakukan dinner bersama di sanah.
" Wah disinih sangat indah"
Ucap naeun dengan senang.
" Kau benar . Ini sangat indah bukan... Baiklah ayo kita berpisah disinih.. Aku pergi"
Kai pun meninggalkan naeun lebih dulun.
" Kai.. "
Naeun ingin mengejar kai namun ia teringat tentang ucapan kristal tentang mereka yang sudah tidur bersama.
Hari ini kai bersiap-siap dan merapikan semua barang untuk kembali ke korea sebelum pergi kai membeli bunga dan pergi ke rumah naeun.
Kai pun datang ke rumah naeun sore harinya dengan membawa bunga dan tas anggur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Story ( Exo-Apink )
RomanceCerita di buat berdasarkan ke inginan penulis :) Kalau gak suka jangan di baca :) Gak perlu komen :) Khusus buat yang mencintai mereka ♡
